Pulihkan Pasar Properti, LPKR Berencana Bangun Produk Residensial dengan Harga Terjangkau

CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady, mengungkap optimismenya terkait industri properti yang dipercaya semakin cerah kedepannya

Penulis: Lita Febriani
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/IST/FX ISMANTO
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CEO PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) John Riady meninjau aktivitas penjualan rumah inden Cendana Cove Verdant yang digelar di MaxxBox Lippo Village, Tangerang, Sabtu (12/2/2022). Cendana Cove Verdant merupakan proyek perdana PT Lippo Karawaci Tbk. mengawali tahun 2022 dan 250 unit rumah tapak 2 lantai ini sold out hanya dalam waktu 2,5 jam. //IST/FX ISMANTO 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memaksimalkan berbagai sektor industri untuk mempercepat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dari sekian banyak industri yang didorong ialah sektor properti, dengan memberikan kebijakan maupun program stimulus.

CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady, mengungkap optimismenya terkait industri properti yang dipercaya semakin cerah kedepannya.

Baca juga: Hunian Berkonsep Hijau dan Hemat Penggunaan Energi Jadi Pilihan Konsumen Properti 

"Pemerintah telah mengeluarkan banyak regulasi maupun insentif untuk mendorong kemajuan industri properti yang merupakan salah satu lokomotif ekonomi nasional antara lain perpanjangan pemberlakuan stimulus Pajak Pertambahan Nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) hingga akhir September 2022 dan perpanjangan kebijakan uang muka DP nol persen hingga akhir Desember 2022. Suku bunga kredit pemilikan hunian juga mengalami penurunan," jelas John, Kamis (10/3/2022).

Dari sisi market, stimulus pemerintah untuk industri properti membuat konsumen lebih percaya diri membeli properti.

Data Rumah.com yang dipublikasikan pada 26 Februari 2022 menyebutkan permintaan properti didominasi kelas menengah atas dengan 52 persen pencarian properti hunian di atas harga Rp 1 miliar.

Dengan semakin banyak orang yang lebih berani membelanjakan uangnya untuk aset-aset besar, seperti properti menjadi indikasi akan semakin pulihnya pasar properti nasional.

Melihat tren tersebut, LPKR menciptakan hunian dengan menerapkan prinsip Environment Social Governance atau ESG yang merupakan tata kelola lingkungan, sosial dan perusahaan yang berorientasi pada Principle of Governance, Planet, People and Prosperity.

Baca juga: Bos Lippo Optimistis Sektor Properti Akan Lebih Cerah ke Depan

"Sebagai dukungan terhadap planet dan people, kami sebagai pengembang terpacu untuk meluncurkan produk baru yang menerapkan prinsip ESG yaitu hunian ramah lingkungan dengan harga terjangkau bagi konsumen," tutur John.

"Untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi, LPKR terus mempersiapkan proyek-proyek residensial dan komersial unggulan dengan harga terjangkau bagi konsumen," terang John.
 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved