Breaking News:

Pasar Properti Menggeliat, Triyasa Pasarkan Rumah Tapak Rp 600 Jutaan di Bekasi

Tren pasar properti yang positif di akhir 2021 membangkitkan optimisme bagi pelaku industri properti di 2022 ini.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
dok.
Direktur PT Triyasa Propertindo Andrie Gotama. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tren pasar properti yang positif di akhir 2021 membangkitkan optimisme bagi pelaku industri properti bahwa sektor ini akan kembali menggeliat pada 2022.

Direktur PT Triyasa Propertindo Andrie Gotama mengatakan, jika mengacu data hasil penelitian Indonesia Property Watch (IPW) pada kuartal III 2021, pasar perumahan di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Banten menunjukkan pertumbuhan.

"Nilai penjualan meningkat sebesar 53,5 persen dalam periode kuartalan (Quarter-to-Quarter/QTQ),” kata Andrie di sela-sela pembukaan rumah contoh konsep di Marketing Office Samira Regency Bekasi, Jalan Gondang, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi, Jawa Barat akhir pekan lalu.

Optimisme pengembang juga didasarkan prediksi berbagai lembaga internasional yang meramalkan ekonomi Indonesia akan tumbuh cepat di tahun 2022, seperti International Monetary Fund yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2022 akan mencapai 5,9 persen lebih tinggi dibanding proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 ini sebesar 3,2 persen.

Baca juga: CHL Inves Rp 200 Miliar Kembangkan Hunian Tapak di Bintaro

"Juga dengan Standard & Poor yang pada September lalu memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2022 diperkirakan mencapai 5,6 persen lebih tinggi dibanding tahun 2021 ini sebesar 3,4 persen.

Baca juga: Adhi Commuter Properti Garap Cluster Rumah Tapak Kedua di Sentul

Berdasarkan hasil inilah, Triyasa Propertindo menghadirkan Samira Regency Tahap II merupakan satu kesatuan rangkaian dari tiga fase penjualan di Samira Regency Bekasi.

Unit yang dipasarkan meliputi rumah tapak Type Amethyst (30/60), Type Citrine (45/72) dan Type Emerald (55/72) serta unit Ruko (95/60) dengan jumlah unit total sebanyak 72 unit.

Baca juga: Generazi Z Jadi Pasar Properti Baru di Segmen Rumah Tapak

Hunian berkonsep The Affordable Modern Living ini dibanderol mulai dari harga Rp 600 juta - Rp 900 juta ini dan menyasar melinial usia 25-35 tahun dan end user.

Dengan range harga ini,Andrie meyakini Samira Regency Tahap II akan diserap pasar dengan cepat seperti halnya saat penjualan Tahap I.

"Sejak diluncurkan pada awal 2020, Samira Regency Bekasi Phase I telah terjual habis dan telah diserahterimakan tepat waktu kepada konsumen dengan total 55 unit,” kata Andrie.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved