Yuk Mulai Berburu Toples Kue Lebaran
Memasuki pertengahan bulan Ramadan sudah waktunya mempersiapkan banyak hal untuk menyambut Lebaran. Salah satunya adalah toples kue.
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM - Memasuki pertengahan bulan Ramadan sudah waktunya mempersiapkan banyak hal untuk menyambut Lebaran. Salah satunya adalah toples wadah kue-kue Lebaran, seperti nastar, kue keju, putri salju, kue abon, kue kacang, dan sebagainya.
Selain bisa dipakai sendiri untuk menyajikan kue ke tamu, toples yang cantik juga cocok sebagai pemanis hantaran Lebaran untuk relasi dan keluarga yang kita sayangi. Saat ini ada berbagai macam toples yang beredar di pasaran, sehingga Anda bisa memilih sesuai keinginan.
Di Pasar Blok A di wilayah Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berbagai macam toples dari yang murah sampai yang mahal bisa ditemukan. "Jenis toples yang banyak diminati pembeli adalah toples hard top yang bentuk oval dan bulat," tutur Helen, pedagang benda-benda plastik perlengkapan rumahtangga.
Toples hardtop tipe 808 berdiameter 12 cm dengan tinggi 5 cm terbuat dari plastic tebal, kuat dan keras, sehingga cukup meyakinkan sebagai wadah kue seberat seperempat kilogram. Di Pasar Blok A toples tipe ini dijual Rp 16.500/lusin. Jika dibeli secara eceran harganya menjadi Rp 2.000.
Sementara toples hardtop berdiameter 18 cm dan tinggi 5 cm kapasitas 1/2 kg dijual satu lusinnya seharga Rp 33.000. Jika dibeli satuannya harganya menjadi Rp 3.500 rupiah. Sementara toples plus berdiameter 18cm yang mempunyai bentuk bulat, terbuat dari plastik transparan, dan kapasitas 1/2 kg dijual satu lusinnya Rp 30.000, dengan harga satuan Rp 3.500 rupiah.
Selain toples bulat ada pula yang bentuknya lonjong, seperti toples delice tipe 2233A buatan Indonesia. Toples ukuran 1/2 kg ini terbuat dari plastik yang tak mudah pecah. Di Pasar Blok A toples ini dijual dengan harga Rp 25.000/lusin, dengan harga eceran Rp 2.500/buah.
Jenis yang ketiga disebut penjualnya toples sakura karena terdapat motif bunga di bagian tutupnya. Jenis ini yang berdiameter 12 cm ukuran 1/2 kg dijual Rp 25.000/lusin atau Rp 3.000/buah. Sementara toples sakura yang berbentuk segi empat dengan ukuran 1/2kg dijual satu lusinnya Rp 35.000, atau Rp 3.500/buah. Ada juga toples sakura yang bentuknya segi lima dengan harga Rp 37.500/lusin.
Selain itu juga ada toples untuk menyimpan permen sehingga diberi nama toples candy yang mempunyai tutup menjulang ke atas menyerupai tangkai apel. Bentuknya bulat, terbuat dari gelas dengan motif hias cungkil di sekujur badan toples, yang membuat toples ini seperti terbuat dari kristal sehingga membuat toples ini terlihat cantik dan mahal. Tidak mengherankan jika toples ini di beri harga Rp 45.000/buah.
Toples model lainnya adalah toples bulat dari bahan gelas dengan motif hias salur di badannya, dengan tutup bundar berwarna perak. Pada tutup ini terdapat seal karet yang mengurangi masuknya udara ke toples, sehingga kue kering tak cepat melempem. Untuk model ini yang ukuran kecil atau kapasitas 1/2 kg dibanderol Rp 25.000, sementara kapasitas 1kg harganya Rp 30.000. Yang lebih besar lagi, ukuran 1,5 kg dijual dengan harga Rp 35.000.
Toples yang harganya paling mahal di Pasar Blok A adalah toples berbahan gelas berbentuk kotak berhias bola-bola dengan aksen keemasan, dilengkapi dengan keranjang berwarna keemasan pula. Kesannya mewah dan tidak kacangan sehingga tak mengherankan dibanderol Rp 165.000 untuk 1 paket isi 4 toples ukuran 1/2 kg.
Menurut Helen permintaan toples biasanya naik menjelang Lebaran. "Ada beberapa pembeli yang membeli toples ketika hari biasa tapi bisa dihitung pakai jari karena jarang sekali," kata perempuan berkulit putih ini.
Untuk pemesanan toples di bulan puasa khususnya menjelang Lebaran bisa sampai 50 persen dari hari biasanya. "kebanyakan permintaan toples ramai ketika awal bulan puasa karena toplesnya mau dijual untuk jualan kue," katanya.