Tobatnya Seorang Penjahat
Bertaburan ayat dalam Alquran dan hadis Nabi yang menunjukkan betapa Maha Pengampunnya Allah SWT.
Rasulullah juga bersabda, "Sesungguhnya Allah tetap menerima tobat hamba-Nya selama ruh belum sampai di tenggorokkan (hampir mati)." (HR Tirmizi, Ahmad, dan Ibnu Majah).
Dalam sebuah hadis Qudsi, Allah berfirman, "Aku selalu bersama hamba-Ku apabila ia ingat kepada-Ku, dan ketika bibirnya bergerak menyebut nama-Ku." (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Dari uraian di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa Allah SWT menyeru hamba-Nya yang pernah melakukan maksiat agar memohon ampun dan bertobat kepada-Nya. Allah juga memerintahkan kepada Nabi-Nya agar menyeru umatnya untuk segera bertobat.
Allah berfirman dalam Surah Az-Zumar (QS 39: 53-54), "Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari nikmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Rabbmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong."
Saat ini kita tengah berada dalam bulan suci Ramadan. Bulan yang memiliki banyak keistimewaan dan kemuliaan melebihi bulan-bulan yang lainnya. Pada bulan ini, Allah SWT juga menurunkan rahmat yang berlimpah ruah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, serta menurunkan berkah dan magfirah-Nya.
Maka saudaraku, mari kita segera bergegas memohon ampunan dan pertobatan di bulan magfirah ini. (*)
Klik juga: