Ramadan 2018

Mengapa Jumlah Rakaat Salat Tarawih di Bulan Ramadan Berbeda-beda? Berapa Jumlah yang Benar?

Mengapa jumlah rakaat salat Tarawih di bulan Ramadan berbeda-beda? Berapa jumlah rakaat yang benar? Simak penjelasan dan alasan berikut!

Tribun-Video.com
Mengapa jumlah rakaat shalat Tarawih di bulan Ramadan berbeda-beda? Berapa jumlah rakaat yang benar? Simak penjelasan dan alasan berikut! 

1. Tak ada hadits shahih yang mengatur jumlah rakaat shalat Tarawih

Perbedaan terjadi karena tidak ada satupun hadits yang shahih dan sharih (jelas/eksplisit) yang menyebutkan jumlah rakaat shalat tarawih yang dilakukan oleh Rasululullah Saw..

Prof. Ali Mustafa Yaqub, M.A. menerangkan bahwa tidak ada satupun hadits yang derajatnya mencapai shahih tentang jumlah rakaat shalat tarawih.

Istilah shalat tarawih memang tidak ada pada masa Rasul) yang dilakukan oleh Rasulullah Saw..

Kalaupun ada yang shahih derajatnya, dari segi istidlalnya (penunjukan maknanya) tidak menyebutkan jumlah rakaat shalat tarawih.

Baca: Simak! Daftar Lengkap Niat Puasa, Salat Tarawih, dan Salat Witir Selama Bulan Ramadan

Baca: Marhaban Ya Ramadan! Ini Doa Awal Bulan Ramadan yang Dibaca Rasulullah SAW Menyambut Bulan Suci

2. Perbedaan pandangan tentang penggolongan jenis shalat Tarawih

Terdapat perbedaan pandangan apakah shalat tarawih itu sama dengan shalat malam atau keduanya adalah jenis shalat sendiri-sendiri.

Abu Salamah bin Abdurrahman bertanya tentang shalatnya Rasulullah dalam bulan Ramadhan, maka Aisyah ra berkata,

مَاكَانَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَيَزِيدُفِيرَمَضَانَوَلَافِيغَيْرِهِعَلَىإِحْدَىعَشْرَةَرَكْعَةًيُصَلِّيأَرْبَعًافَلَاتَسْأَلْعَنْحُسْنِهِنَّوَطُولِهِنَّثُمَّيُصَلِّيأَرْبَعًافَلَاتَسْأَلْعَنْحُسْنِهِنَّوَطُولِهِنَّثُمَّيُصَلِّيثَلَاثًا

“Tidaklah Rasulullah SAW menambah (rakaat shalat malam) di dalam bulan Ramadhan dan tidak pula diluar bulan Ramadhan dari 11 rakaat. Beliau melakukan sholat 4 rakaat dan janganlah engkau tanya mengenai betapa baik dan panjangnya, kemudian beliau kembali sholat 4 rakaat dan jangan engkau tanyakan kembali mengenai betapa baik dan panjangnya, kemudian setelah itu beliau melakukan sholat 3 rakaat,” (HR Bukhori dan Muslim, redaksi menurut Muslim no. 1219, Maktabah Syamilah v. 3).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved