Ramadan 2019

Ketua NU Care-LAZISNU: Kesadaran Berzakat Harus Digaungkan

Tidak hanya zakat fitrah yang jamaknya sudah dimafhumi oleh masyarakat, melainkan juga zakat maal.

Ketua NU Care-LAZISNU: Kesadaran Berzakat Harus Digaungkan
NU Care-LAZISNU/Istimewa
Ketua PP NU Care-LAZISNU, Ahmad Sudrajat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berzakat merupakan kewajiban setiap muslim yang dinilai sudah mampu untuk menunaikannya.

Tidak hanya zakat fitrah yang jamaknya sudah dimafhumi oleh masyarakat, melainkan juga zakat maal.

Bahwa 2,5 persen harta kita wajib dizakatkan kepada mustahik zakat yang ada di sekitar kita.

Berdasarkan penghitungan dari Kementerian Agama, potensi zakat di Indonesia sangat besar, jumlahnya bisa mencapai 286 triliun setiap tahunnya.

Jumlah itu tentu akan sangat bermanfaat dan berdaya guna disalurkan kepada mustahik yang ada di seluruh pelosok Indonesia.

BACA JUGA: http://www.tribunnews.com/ramadan/2019/05/18/yuk-ikuti-sembilan-program-unggulan-nu-care-lazisnu-selama-ramadan

NU Care-LAZISNU menggaungkan kesadaran berzakat.
NU Care-LAZISNU menggaungkan kesadaran berzakat. (NU Care-LAZISNU/Istimewa)

Namun, persoalan zakat memang kembali kepada masing-masing individu, semua sudah tahu bahwa zakat tersebut adalah kewajiban bagi setiap muslim.

Urusan dirinya dengan tuhannya, tetapi perintah agama tersebut akan berjalan jika ada banyak pihak yang menyadarkannya.

NU Care-LAZISNU terus menggaet berbagai komunitas, instansi, start-up, agar penghimpunan zakat dari masyarakat bisa maksimal.

Hasil penghimpunan zakat tersebut akan disalurkan kepada para mustahik yang terseleksi dengan profesional oleh NU Care-LAZISNU, yang saat ini sudah menerapkan manajemen ISO 9001 : 2015.

Halaman
12
Penulis: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved