Ramadan 2019

Silaturahim ke Masjid Istiqlal, Sinar Mas Wakafkan Alquran dan Salurkan 3.000 Liter Migor

Yayasan Muslim Sinar Mas menggelar Bazaar Rakyat dengan menyalurkan tak kurang dari 3.000 liter minyak goreng

Silaturahim ke Masjid Istiqlal, Sinar Mas Wakafkan Alquran dan Salurkan 3.000 Liter Migor
ist
Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas Saleh Husin (kedua dari kanan) bersama dengan Ketua 1 Yayasan Muslim Sinar Mas Dhony Rahajoe (kanan) mewakili Yayasan Muslim Sinar Mas mewakafkan 1000 mushaf Al Quran kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal yang diwakili oleh Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar (kiri) dan H. Bukhari Sail Attahiri, Lc, MA (Wakabid Takmir Masjid Istiqlal) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa 28 Mei 2019. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Langkah Yayasan Muslim Sinar Mas berkontribusi membangun umat berakhlak mulia dilakukan dengan mewakafkan 1.000 mushaf Alquran kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal.

“Kami melalui yayasan berupaya memperkuat hubungan antara umat yang damai, sejuk dan toleran, baik di lingkup internal Sinar Mas, maupun ke masyarakat luas. Ke luar, kami melakukannya dengan menggandeng beragam pihak maupun lembaga melalui kegiatan sosial bersama, seperti saat ini,” ungkap Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas Saleh Husin setelah menyerahkan mushaf Alquran kepada Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, Selasa (28/5/2019).

Sinar Mas berharap, wakaf dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap mushaf Alquran,

“Agar kita berkesempatan membaca, memahami dan memaknainya dengan tepat sekaligus kontekstual, sehingga Ramadhan dapat kita jalani semakin bermakna dengan pengetahuan serta keimanan yang meningkat,” ujarnya.

Kesempatan ini dimanfaatkan pula oleh Yayasan Muslim Sinar Mas berbuka puasa bersama sembari merajut silaturahim sekaligus menyimak telaah dan saran seputar dakwah dan ukhuwah yang kritis, tapi tetap ramah dan toleran.

“Mengingat kami tengah berupaya menjadikan sekitar 300 sarana peribadatan Islam baik masjid maupun mushala di lingkup Sinar Mas sebagai wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai, dan peduli sesama. Tentunya kami membutuhkan banyak saran serta ide mengenai hal ini. Utamanya dari KH Nasaruddin Umar dan jajarannya,” kata Saleh.

Pertimbangan mewakafkan mushaf dikarenakan versi cetak tetap menjadi pilihan utama umat muslim. Teknologi digital memang semakin maju dan menjadi alternatif yang baik guna mendalami nilai-nilai keislaman.

Namun kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan, terutama di lembaga keagamaan dan pendidikan.

Sejak 2008, dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas telah terdonasikan 800 ribu mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah.

Tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 150.000 mushaf, berikut 25.000 Juz Amma.

Seluruh kertas Alquran yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas premium Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang bagi pencetakan kitab suci dan buku agama.

Baca: Cara Menghitung Zakat Emas Dan Apakah Emas Perhiasan Harus Dizakati?

Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika.

Di tempat yang sama, Yayasan Muslim Sinar Mas menggelar Bazaar Rakyat dengan menyalurkan tak kurang dari 3.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp 8.000 per liter bagi warga masyarakat sekitar.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved