Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Para Dokter Harus Memilih Berpuasa atau Tidak
Dokter membutuhkan tenaga ekstra untuk menangani dan merawat para pasien covid-19
Penulis:
Febri Ady Prasetyo
Editor:
haerahr
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ibadah Ramadan kali ini dilaksanakan di tengah pandemi corona dan para dokter harus membuat pilihan.
Para dokter dan tenaga medis saat ini sedang bekerja keras menangani dan merawat pasien covid-19.
Mereka membutuhkan tenaga ekstra untuk melaksanakan tugasnya dan dihadapkan pada pilihan tetap berpuasa atau menggantinya di lain hari.
Sebagai contoh, dilansir dari Kompas yang mengutip Aljazeera, Kamis (23/4/2020), seorang dokter bernama Ahmed Hozain yang menangani pasien Covid-19 di RS Brooklyn memilih untuk tetap berpuasa.
Peneliti bedah residen dan transplantasi paru itu berencana untuk tidak makan, minum, mengunyah permen karet, dan minum obat selama puasa tahun ini.
Dia telah berpuasa sejak berusia 10 tahun dan pada Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, Hozain dapat melewatinya dengan baik.
Baca: Ramadan Kala Pandemi Corona, Ini Kebijakan Ibadah Berbagai Negara dari Turki hingga Pakistan
Baca: Ramadan dan Corona, Tips Sahur yang Benar, Perbanyak Sayur Buah untuk Tangkal Covid-19
