Breaking News:

Ramadan 2020

Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat Jelaskan Hukum Melakukan Shalat Idul Fitri di Rumah

Penjelasan Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Ustadz Satibi Darwis mengenai hukum melakukan shalat Ied di rumah.

SERAMBI INDONESIA DAILY/SERAMBI/BUDI FATRIA
Penjelasan Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Ustadz Satibi Darwis mengenai hukum melakukan shalat Ied di rumah. 

TRIBUNNEWS.COM - Bagaimana hukum melakukan shalat Idul Fitri di rumah? Berikut penjelasan Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat.

Dalam kondisi pandemi covid-19 kemungkinan akan dilakukan sholat Idhul Fitri di rumah masing-masing.

Menurut Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Ustadz Satibi Darwis, ada prespektif empat mazhab tentang hukum melakukan Shalat Ied di rumah.

Prespektif empat mazhab tersebut antaranya Hanafi, Maliki, dan Syafi'i, Hanbali.

Baca: Shalat Idul Fitri Dilaksanakan Sendiri di Rumah, Penjelasan Hukum dan Keabsahannya

Baca: Anjuran Shalat Malam dan Tadarus Al Quran yang Dicontohkan Rasulullah SAW di Bulan Ramadhan

Dari empat mazhab tersebut ada dua pandangan.

Pandangan pertama yakni Jumhurul Ulama dari mahzab Maliki, Syafi'i dan Hanbali yang memperbolehkan melakukan shalat Ied dilakukan secara sendiri di rumah.

Pendapat Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Ustadz Satibi Darwis soal shalat Ied
Pendapat Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat soal shalat Ied di rumah

Hal tersebut sesuai dengan mahzab Maliki yang dijelaskan oleh Imam Al-Kharasyi dalam Syarhul Kharasyi jilid 2 halaman 104:

"Dianjurkan bagi siapa yang ketinggalan shalat ied bersama imam, untuk dia shalat sendiri."

Selanjutnya dalam mazhab Syafi'i dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam Majmu' Syarah Muhadzdzab di jilid 5 halaman 19:

تُسَنُّ صَلَاةُ الْعِيدِ جَمَاعَةً وَهَذَا مُجْمَعٌ عَلَيْهِ لِلْأَحَادِيثِ الصَّحِيحَةِ الْمَشْهُورَةِ فَلَوْ صَلَّاهَا الْمُنْفَرِدُ فَالْمَذْهَبُ صِحَّتُهَا

"Disunnahkan melaksanakan shalat Id secara berjamaah. Ini adalah masalah yang disepakati karena didasarkan kepada hadis-hadis yang shahih lagi masyhur. Jika seseorang melaksanakannya secara tidak berjamaah, maka menurut pendapat yang kuat, hukumnya sah."

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved