Rabu, 22 April 2026

Ramadan 2026

Apa Itu Tarhib Ramadan? Ini Pengertian, Tujuan, dan Contoh Kegiatannya

Menjelang kedatangan bulan yang penuh berkah ini, umat Islam memiliki tradisi yang disebut Tarhib Ramadan. 

Ringkasan Berita:
  • Tarhib Ramadan adalah tradisi menyambut bulan suci dengan kesiapan spiritual, fisik, dan mental.
  • Tarhib Ramadan biasanya dilakukan menjelang masuknya bulan Ramadan, yaitu pada akhir bulan Sya’ban.
  • Tradisi ini bertujuan menata niat, meningkatkan rasa syukur, dan memperkuat kebersamaan sebelum memasuki bulan puasa.

TRIBUNNEWS.COM - Bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti-nanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. 

Selain kesempatan untuk menahan lapar dan dahaga, Ramadan juga menjadi saat yang tepat untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menumbuhkan kepedulian sosial. 

Menjelang kedatangan bulan yang penuh berkah ini, umat Islam memiliki tradisi yang disebut Tarhib Ramadan

Tradisi ini bukan sekadar rutinitas formal, tetapi merupakan wujud kesiapan spiritual, mental, dan fisik untuk menyambut Ramadan dengan sepenuh hati. 

Melalui Tarhib Ramadan, setiap individu diajak membuka diri, menata niat, meningkatkan rasa syukur, dan menyiapkan segala aspek kehidupan agar ibadah puasa dapat dijalani dengan maksimal. 

Selain itu, tradisi ini juga menegaskan pentingnya kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian antar sesama sebelum memasuki bulan suci yang sarat rahmat dan ampunan.

Waktu Tarhib Ramadan biasanya dilakukan menjelang masuknya bulan Ramadan, yaitu pada akhir bulan Sya’ban. 

Saat itulah umat Muslim mulai mempersiapkan diri, baik secara spiritual melalui doa dan ibadah, maupun secara fisik dengan menjaga kesehatan. 

Waktu ini dipilih agar seluruh umat dapat memasuki bulan Ramadan dalam kondisi siap, baik dari segi jiwa maupun raga, sehingga ibadah puasa dan amal baik dapat dijalani dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan semangat kebersamaan.

Pengertian Tarhib Ramadan

Secara terminologis, Tarhib Ramadan berasal dari kata tarhib yang bermakna “menyambut dengan lapang” atau “menghormati kedatangan sesuatu”. 

Baca juga: Contoh Menu Sehat Sahur Ramadan yang Praktis dan Bergizi

Dalam konteks Ramadan, istilah ini merujuk pada persiapan menyambut bulan suci dengan segala kelapangan jiwa, kesiapan spiritual, dan keluwesan diri, baik materi maupun rohani, dikutip dari magelangkab.bps.go.id.

Artinya, Tarhib Ramadan tidak hanya menekankan ritual keagamaan, tetapi juga mencakup kesiapan fisik, mental, serta niat yang tulus untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebaik-baiknya.

Tujuan Tarhib Ramadan

Mengutip dari laman Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan, tradisi ini memiliki beberapa tujuan utama:

1. Persiapan spiritual dan fisik 

Membiasakan diri dengan disiplin ibadah, menata niat, dan menjaga kesehatan agar dapat berpuasa dengan lancar.

2. Meningkatkan rasa syukur dan kesadaran 

Menyadari rahmat dan kesempatan yang diberikan Allah untuk kembali memperbaiki diri.

3. Mempererat silaturahmi dan kebersamaan 

Menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan sebelum memasuki bulan suci.

Tarhib Ramadan 2026 M/1447 H di Indonesia

Di Indonesia, Tarhib Ramadan sering dikemas dalam bentuk berbagai kegiatan yang menggabungkan pendidikan agama, kebersamaan, dan kesehatan. 

Misalnya, pada Tarhib Ramadan 1447 H, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i ikut meramaikan kegiatan funwalk di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta. 

Menurut beliau, menyambut Ramadan dengan kegembiraan dan semangat kebersamaan merupakan bentuk ibadah yang mendatangkan rahmat dan ampunan.

“Kita bersyukur hari ini menunjukkan kegembiraan menyambut Ramadan. Kegembiraan menyambut Ramadan itu ibadah, karena akan dibalas dengan rahmat dan ampunan dosa,” ujar Wamenag, dikutip dari dki.kemenag.go.id.

Romo Syafi’i menekankan bahwa Tarhib Ramadan adalah latihan awal untuk membiasakan diri menghadapi bulan suci, termasuk menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan disiplin spiritual. 

Ramadan sendiri, menurut beliau, bukan hanya waktu untuk ibadah individual, tetapi juga sarana menguatkan hubungan sosial melalui berbagai ibadah kolektif, seperti buka puasa bersama, zakat, dan kegiatan amal.

Contoh Kegiatan Tarhib Ramadan

Tarhib Ramadan dapat diwujudkan dalam beragam aktivitas yang kreatif dan bermanfaat, antara lain:

  1. Pengajian atau kajian khusus menyambut Ramadan
  2. Ceramah tentang keutamaan puasa dan nilai-nilai Ramadan
  3. Pawai atau kirab Tarhib Ramadan di lingkungan masyarakat
  4. Kerja bakti membersihkan masjid dan musala
  5. Pembagian jadwal imsakiyah kepada warga
  6. Lomba islami seperti azan, tilawah, kaligrafi, atau ceramah
  7. Khataman Al-Qur’an bersama komunitas
  8. Doa bersama menyambut Ramadan
  9. Aksi berbagi sembako untuk dhuafa
  10. Bakti sosial ke panti asuhan
  11. Kampanye ajakan puasa melalui media sosial
  12. Pemasangan spanduk, poster, atau dekorasi Ramadan
  13. Pelatihan fiqih puasa atau imam dan muazin muda
  14. Kajian parenting menjelang Ramadan
  15. Pesantren kilat pra-Ramadan
  16. Gerakan sedekah dan amal sosial
  17. Bedah buku atau diskusi bertema Ramadan
  18. Safari dakwah ke sekolah atau perkampungan
  19. Nonton bareng film atau kisah islami bertema Ramadan

Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan bahwa Tarhib Ramadan bukan sekadar tradisi formal, tetapi sarana menyatukan umat, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan kesadaran spiritual sebelum memasuki bulan yang penuh berkah.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Tarhib Ramadan dan Ramadan 2026

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved