Minggu, 12 April 2026

Ramadan 2026

Fadhilah Puasa Hari Pertama Ramadhan 1447 H/2026, Ini Keutamaan, Bacaan Doa & Niat

Fadhilah puasa hari pertama Ramadhan 2026, Allah SWT akan meninggikan beribu-ribu derajat, membangunkan untuk kalian lima puluh ribu kota di surga.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
FADHILAH PUASA RAMADHAN - Umat Muslim membaca Al-Quran saat menjalankan ibadah puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (14/3/2024). Fadhilah puasa hari pertama Ramadhan 2026, Allah SWT akan meninggikan beribu-ribu derajat, membangunkan untuk kalian lima puluh ribu kota di surga. 
Ringkasan Berita:
  • Fadhilah puasa hari pertama Ramadhan sering kali dianggap sebagai "gerbang pembuka" di mana rahmat Allah dicurahkan seluas-luasnya.
  • Allah SWT juga akan meninggikan beribu-ribu derajat, membangunkan untuk kalian lima puluh ribu kota di surga. 
  • Malam pertama Ramadhan 1447 H memiliki makna yang istimewa dalam tradisi Islam. 

TRIBUNNEWS.COM - Menapakkan kaki di hari pertama bulan suci Ramadan 1447 H pada tahun 2026 ini adalah sebuah anugerah tak terhingga yang patut disyukuri oleh setiap Muslim. 

Hari pertama puasa Ramadhan adalah sebuah momentum transisi spiritual yang krusial untuk menata niat dan membersihkan hati dari noda-noda setahun terakhir. 

Masyarakat Muhammdiyah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal dan melalui Kalender Hijiriah Global Tunggal (KHGT), telah memasuki awal puasa 1 Ramadhan 1447 H pada hari ini, Rabu (18/2/2026).

Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah menggelar Sidang Isbat pada Selasa (17/1/2026) dan menetapkan awal puasa 1 Ramadan 1447 H/ 2026 M jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

Keutamaan menjalankan puasa di bulan Ramadan 2026 terletak pada kedudukannya sebagai rukun Islam yang mampu mengangkat derajat seorang hamba di sisi Allah SWT. 

Fadhilah atau keutamaan puasa pada hari pertama Ramadhan sering kali dianggap sebagai "gerbang pembuka" di mana rahmat Allah dicurahkan seluas-luasnya, memberikan kekuatan bagi kita untuk menjalani sisa bulan suci dengan penuh keteguhan dan keikhlasan.

Pentingnya menghayati setiap detik di awal Ramadan ini pun sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang menegaskan betapa istimewanya bulan ini dibandingkan bulan-bulan lainnya. 

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari No. 38 dan Muslim No. 760).

Janji pengampunan dosa inilah yang menjadikan hari pertama Ramadan 2026 begitu dinantikan, karena di sinilah kesempatan emas untuk memulai lembaran baru yang bersih dimulai. 

Memahami fadhilah puasa Ramadhan hari pertama yang luar biasa ini, setiap amal ibadah yang kita lakukan mulai dari sahur, menahan diri dari hal yang membatalkan pahala puasa, hingga berbuka akan terasa lebih bermakna dan menjadi investasi spiritual yang tak ternilai harganya bagi kehidupan di akhirat kelak.

Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam ke-1 Ramadhan 1447 H, Ini Keutamaannya

Fadhilah Puasa Hari Pertama Ramadhan 1447 H

Bersumber dari Kitab "Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah", tentang keutamaan bulan Ramadhan, keutamaan Puasa Hari ke-1 Ramadhan 1447 H yakni di awal malam Ramadhan Allah SWT mengampuni semua dosa yang tersembunyi dan yang terang-terangan.

Kemudian Allah SWT juga akan meninggikan beribu-ribu derajat, membangunkan untuk kalian lima puluh ribu kota di surga. 

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Thib Raya dalam taushiyahnya menjelaskan tentang pesan Rasulullah SAW disaat memasuki hari pertama bulan Ramadhan.

“Abu Said al-Khudri berkata: Rasulullah saw telah bersabda: “Apabila Ramadhan sudah memasuki malam pertama, dibukakan pintu-pintu langit oleh Allah swt. Tidak ada satu pun dari pintu-pintu yang tertutup lagi hingga malam terkahir bulan Ramadhan.” (Hadis riwayat Abu Said al-Khudri).

Tidak hanya itu, Rasulullah menyatakan bahwa sesungguhnya surga sungguh-sungguh mempercantik dan menghiasi diri dari tahun ke tahun karena datangnya bulan Ramadhan

Apabila hari pertama bulan Ramadhan telah datang, lalu Allah memerintahkan kepada Ridwan, penjaga surga untuk membuka pintu surga bagi umat Nabi Muhammad yang berpuasa, memerintahkan kepada Malik, penjaga neraka untuk menutup pintu neraka bagi umat Nabi Muhammad yang berpuasa.

"Di hari pertama Ramadhan Allah SWT merintahkan kepada Jibril untuk turun ke bumi untuk membelenggu syetan dan mengikat mereka dengan ikatan-ikatan yang kuat, dan melempar mereka ke dalam laut sehingga mereka tidak membuat kerusakan terhadap umat Nabi Muhammad yang melaksanakan ibadah puasa," kata Ahmad Thib Raya, dikutip dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Doa Ramadhan Hari Ke 1

Yaa Allah! Jadikanlah Puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan Ibadah Malamku Sebagai Ibadah Orang-Orang Yang benar-benar Melakukan Ibadah Malam. Dan Jagalah aku Dari Tidurnya Orang-Orang Yang Lalai. 

Hapuskanlah Dosaku... Wahai Tuhan Sekalian Alam!! 

Dan Ampunilah aku, Wahai Pengampun Para Pembuat Dosa.

Malam pertama Ramadhan 1447 H memiliki makna yang istimewa dalam tradisi Islam. 

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan bahwa ketika Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. 

Setan-setan dibelenggu, dan umat diberi kesempatan luas untuk meraih ampunan.

Momentum ini menjadi awal perjalanan spiritual selama sebulan penuh. 

Oleh karenanya menyambut hari pertama Ramadhan dengan doa dan niat yang tulus menjadi bentuk kesiapan seorang Muslim dalam menjalani ibadah puasa.

Hari pertama puasa Ramdhan, dosa-dosa akan diampuni dan ditinggikan derajatnya, jadi alangkah baiknya jangan sampai kita melewatkan puasa ramadhan tahun 2026.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan 1447 H

Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan sebenarnya tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama".

Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan.

Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala."

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved