Selasa, 12 Mei 2026

Ramadan 2026

6 Syarat Sah Puasa yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Simak enam syarat sah puasa yang wajib dipenuhi agar ibadah Ramadan diterima Allah SWT.

Tayang:
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Bobby Wiratama
Surya/Ahmad Zaimul Haq
BERDOA - Jemaah berdoa di depan Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah, Kamis (18/12/2025) malam. Simak enam syarat sah puasa yang wajib dipenuhi agar ibadah Ramadan diterima Allah SWT. 
Ringkasan Berita:
  1. Puasa memiliki syarat sah yang harus dipenuhi setiap Muslim.
  2. Enam syarat ini menentukan sah atau tidaknya puasa.
  3. Penjelasan merujuk pada Baznas.

TRIBUNNEWS.COM - Puasa merupakan ibadah penting dalam agama Islam yang dijalankan umat Muslim di seluruh dunia, terutama pada bulan Ramadan. 

Agar puasa yang dilakukan sah dan mendapat pahala, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi.

Syarat sah puasa adalah ketentuan yang menjadi pedoman agar ibadah tersebut diterima oleh Allah SWT. 

Ketentuan ini telah dikenal sejak masa Rasulullah SAW dan dipraktikkan oleh para sahabat. 

Hingga kini, syarat tersebut tetap dijalankan oleh umat Islam di berbagai negara.

Penjelasan mengenai syarat sah puasa ini juga dipublikasikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai bagian dari edukasi keagamaan kepada masyarakat.

Berikut enam syarat sah puasa yang harus diperhatikan:

1. Niat

Niat menjadi kunci utama dalam menjalankan puasa. Seorang Muslim harus memiliki niat yang jelas sebelum fajar.

  • Niat dilakukan untuk membedakan antara ibadah puasa dan sekadar menahan lapar.
  • Niat ditujukan khusus untuk menjalankan puasa Ramadan atau puasa sunnah.
  • Tanpa niat, puasa tidak sah dan tidak mendapatkan pahala.

Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam ke-5 dan Doa yang Dianjurkan

2. Beragama Islam

Puasa merupakan salah satu rukun Islam. Karena itu, beragama Islam menjadi syarat sah puasa.

  • Rukun Islam adalah amalan pokok yang wajib dijalankan setiap Muslim.
  • Ibadah puasa hanya diwajibkan bagi umat Islam.

3. Baligh

Baligh berarti telah mencapai usia dewasa menurut syariat.

  • Laki-laki ditandai dengan mimpi basah atau keluarnya air mani.
  • Perempuan ditandai dengan datangnya haid.
  • Orang yang sudah baligh wajib menjalankan puasa Ramadan.

4. Berakal

Orang yang berpuasa harus memiliki akal sehat.

  • Tidak mengalami gangguan jiwa.
  • Mampu memahami kewajiban ibadah.

5. Mampu

Mampu berarti dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.

  • Tidak sedang sakit berat.
  • Tidak dalam perjalanan jauh (musafir).
    Jika sakit atau musafir, seseorang diperbolehkan tidak berpuasa, namun wajib menggantinya di hari lain sebelum Ramadan berikutnya.

6. Suci dari Haid dan Nifas

Syarat ini berlaku bagi perempuan.

  • Wanita yang sedang haid atau nifas tidak diperbolehkan berpuasa.
  • Puasa yang ditinggalkan wajib diganti setelah Ramadan.

(Tribunnews.com/Widya)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved