Ramadan 2026
Jadwal Buka Puasa Kota Pangkalpinang Hari Ini Sabtu, 21 Februari 2026
Bagi masyarakat di Kota Pangkalpinang, mengetahui jadwal berbuka hari ini, 21 Februari 2026 secara tepat sangatlah penting.
TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di berbagai penjuru dunia.
Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, umat Islam menahan lapar, dahaga, serta menjaga diri dari segala hal yang membatalkan puasa.
Ramadan bukan hanya soal menunda makan dan minum, tetapi juga waktu untuk memperdalam ketakwaan, memperbanyak doa, dan mempererat kepedulian sosial.
Di Indonesia, nuansa Ramadan terasa hangat dengan tradisi berbagi takjil, tadarus Al-Qur’an, hingga salat Tarawih berjamaah.
Momen yang paling dinanti setiap harinya tentu adalah waktu berbuka puasa, saat adzan Maghrib berkumandang sebagai tanda berakhirnya puasa dan dimulainya kembali asupan energi bagi tubuh.
Bagi masyarakat di Kota Pangkalpinang, mengetahui jadwal berbuka secara tepat sangat penting agar ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat.
Ketepatan waktu menjadi kunci agar puasa sah dan pelaksanaannya tertib.
Jadwal Buka Puasa Ramadan Kota Pangkalpinang, Sabtu, 21 Februari 2026
Berdasarkan informasi dari kanal Ramadan Kebaikan Melokal, berikut jadwal shalat dan buka puasa di Pangkalpinang:
Baca juga: Urutan Buka Puasa Sesuai Sunah Rasul, Jangan Sampai Terbalik
- Imsak: 04.38 WIB
- Subuh: 04.48 WIB
- Dhuha: 06.28 WIB
- Zhuhur: 12.13 WIB
- Ashar: 15.26 WIB
- Maghrib (Buka Puasa): 18.17 WIB
- Isya: 19.27 WIB
Waktu berbuka puasa jatuh pada pukul 18.17 WIB, ditandai dengan masuknya waktu Maghrib.
Setelah itu, umat Islam dapat menunaikan salat Maghrib, dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih di masjid atau musala.
Doa Sebelum Berbuka Puasa
Sebelum menikmati hidangan, dianjurkan membaca doa sebagai bentuk syukur dan pengharapan:
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabazh zhama'u wabtallatil uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya: Dahaga hilang, tenggorokan basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.
atau membaca doa:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu.
Artinya: Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, dan berbuka dengan rezeki-Mu.
Doa ini menegaskan bahwa puasa adalah ibadah yang mengandalkan rahmat dan rezeki Allah SWT.
Tata Cara Buka Puasa Menurut Sunnah Rasulullah SAW
Berbuka puasa bukan sekadar mengakhiri rasa lapar dan dahaga, melainkan bagian dari rangkaian ibadah yang memiliki adab dan tuntunan tersendiri.
Dikutip dari baznas.go.id, Nabi Muhammad SAW memberikan contoh sederhana namun penuh makna tentang bagaimana seorang Muslim seharusnya menyambut waktu Maghrib.
1. Mengawali dengan Doa Penuh Syukur
Detik-detik menjelang berbuka adalah waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa.
Seorang Muslim dianjurkan memohon ampunan, keberkahan, serta menerima ibadah puasanya sebelum menyentuh makanan.
2. Menyegerakan Berbuka Saat Matahari Terbenam
Begitu matahari terbenam dan waktu Maghrib masuk, dianjurkan untuk tidak menunda berbuka.
Sikap ini menunjukkan ketaatan terhadap ketentuan waktu yang telah ditetapkan dalam syariat.
3. Memulai dengan yang Ringan dan Manis
Rasulullah SAW mencontohkan berbuka dengan kurma segar.
Jika tidak tersedia, bisa dengan kurma kering atau beberapa teguk air.
Pilihan ini bukan hanya sunnah, tetapi juga baik secara kesehatan karena membantu tubuh menyesuaikan diri setelah berpuasa seharian.
Asupan ringan lebih dianjurkan sebelum menyantap hidangan utama agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu berat secara mendadak.
4. Mengutamakan Sholat Maghrib
Setelah berbuka secukupnya, disarankan untuk segera menunaikan salat Maghrib terlebih dahulu.
Dengan demikian, kewajiban kepada Allah SWT tetap menjadi prioritas sebelum kembali menikmati makanan utama.
Kebiasaan ini juga membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.
5. Menghindari Sikap Berlebihan
Islam mengajarkan keseimbangan, termasuk saat makan.
Mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan mengurangi kekhusyukan ibadah malam.
Sebaliknya, makan secukupnya membuat tubuh tetap bugar untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih.
6. Memilih Hidangan yang Halal dan Bergizi
Selain memperhatikan adab, kualitas makanan juga penting.
Menu berbuka sebaiknya mengandung unsur gizi seimbang seperti buah-buahan, sumber protein, karbohidrat kompleks, dan cukup cairan.
Mengurangi makanan terlalu berminyak atau terlalu manis membantu menjaga stamina sepanjang Ramadan.
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait Jadwal Buka Puasa Kota Pangkalpinang
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.