Ramadan 2026
Doa Ramadhan Hari Ke-5, Mencari Ampunan Allah SWT dan Istiqamah dalam Kebaikan
Kementerian Agama membagikan bacaan doa Ramadan hari ke-5 pada Senin, 23 Februari 2026 yang berisi permohonan ampun kepada Allah SWT.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Agama mengajak Muslim di Indonesia untuk mengamalkan doa Ramadan hari ke-5.
- Doa Ramadan hari ke-5 berisi permohonan ampunan Allah SWT, serta keteguhan hati agar istiqamah dalam kebaikan.
- Dalam beberapa hadis dijelaskan bahwa Muslim dianjurkan mencari keberkahan Ramadan dengan memohon ampunan Allah SWT.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) membagikan doa Ramadan hari ke-5.
Hari ini, Senin, 23 Februari 2026 merupakan hari ke-5 di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Pada hari ke-5, Kemenag mengajak umat Islam Indonesia untuk memohon ampunan Allah SWT.
Kemenag juga mengajak untuk meluruskan niat, dan meneguhkan hati agar tetap istiqamah dalam kebaikan.
"Semoga Ramadan ini membersihkan jiwa, melembutkan hati, dan menguatkan komitmen kita untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa," tulis Kemenag dalam lamannya.
Doa Ramadan hari ke-5 tersebut, terdapat dalam kitab-kitab doa seperti Mafātīḥ al-Jinān karya Syekh Abbas Qummi dan dakwah umum.
Dikutip dari laman resmi Kemenag, berikut doa Ramadan hari ke-5.
Doa Ramadhan Hari Ke-5
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي فِيهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِينَ، وَاجْعَلْنِي فِيهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ الْقَانِتِينَ، وَاجْعَلْنِي فِيهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِينَ، بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
Allahummajalni fihi minal mustaghfirin waj'aini fihi min ibädikas shalihin al qânitin waj alni fihi min awliya-ikalmuqarrabin bira'fatika ya arhamarrahimin
Artinya: "Ya Allah, Mohon jadikanlah di bulan ini aku termasuk diantara orang-orang yang memohon ampunan (beristighfar), dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang saleh dan setia serta mohon jadikanlah aku diantara Auliya'- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih."
Baca juga: Doa 10 Hari Pertama Ramadan, Memohon Berkah dan Ampunan Allah SWT
Hadis tentang Bulan Ramadan
Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam.
Bulan Ramadan menjadi waktu yang terbaik untuk memperbaiki diri dan memohon ampunan Allah SWT, seperti yang disebutkan dalam sebuah riwayat sebagai berikut.
Dari Jabir RA, bahwasanya Nabi SAW naik ke mimbar. Ketika beliau naik ke anak tangga pertama, kedua, dan ketiga beliau mengucapkan, “Amiin.” Lalu para sahabat bertanya:
“Wahai Rasulullah, kami semua mendengar engkau berkata: Amiin, amiin, amiin.”
Beliau menjawab:
“Ketika aku menaiki tangga pertama, Jibril datang kepadaku dan berkata: Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadan namun dosanya tidak diampuni. Maka aku pun berkata: Amiin.
Kemudian ia (Jibril) berkata: Celakalah seorang hamba, jika mendapati kedua atau salah satu orang tuanya masih hidup, namun keberadaan keduanya tidak membuatnya masuk ke dalam surga. Aku pun berkata: Amiin.
Kemudian ia berkata: Celakalah seorang hamba, jika namamu disebutkan di hadapannya tapi dia tidak bershalawat untukmu. Maka aku pun berkata: Amiin.” (HR. Ibnu Khuzaimah, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi)
Dalam lain, disebutkan bahwa Allah SWT melipatgandakan pahala orang yang beribadah pada bulan Ramadan.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: “Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan diberi pahala sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah berfirman: Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.” (HR. Muslim)
Allah SWT juga mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang memohon ampunan dengan berpuasa dan sholat dengan sungguh-sungguh.
“Barangsiapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah seperti sholat tarawih yang dilakukan pada malam hari setelah waktu isya.
“Barangsiapa berdiri (shalat malam) di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-BULAN-RAMADAN-4545654terter.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.