Kamis, 16 April 2026

Ramadan 2026

Amalan yang Melipatgandakan Pahala saat Ramadhan: Puasa, Tilawah, Shalat Malam, hingga Itikaf

Di Bulan Ramadhan setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, bahkan amalan sunnah pun bernilai seperti amalan wajib di bulan lain.

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
AMALAN BULAN RAMADHAN - Umat muslim membaca kitab suci Alquran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (14/4/2023). Di Bulan Ramadhan setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, bahkan amalan sunnah pun bernilai seperti amalan wajib di bulan lain. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 
Ringkasan Berita:
  • Di Bulan Ramadhan setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, bahkan amalan sunnah pun bernilai seperti amalan wajib di bulan lain.
  • Ramadhan menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Amalan-amalan yang melipatgandakan pahala di bulan ramadhan misalnya Puasa, Tilawah Al-Qur’an, Shalat Malam, Sedekah, dan I’tikaf.

 

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat.

Ramadhan menjadi kesempatan emas bagi setiap muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada bulan ini setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, bahkan amalan sunnah pun bernilai seperti amalan wajib di bulan lain.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa setiap amal manusia bisa dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali, dan Allah memberikan ganjaran khusus bagi orang yang berpuasa.

Selain itu, ada malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Malam istimewa ini menjadi kesempatan emas untuk meraih pahala Ramadhan yang luar biasa, karena ibadah yang dilakukan pada malam itu setara dengan beribadah selama lebih dari 83 tahun.

Amalan yang Melipatgandakan Pahala pada Bulan Ramadhan

Berikut amalan-amalan yang melipatgandakan pahala di bulan ramadhan yang dilansir dari laman Baznas.

1. Menjalankan Puasa dengan Keimanan dan Keikhlasan

Puasa adalah ibadah utama di bulan Ramadhan.

Nilai puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati, lisan, dan perbuatan dari hal-hal yang sia-sia.

Baca juga: 7 Manfaat Dzikir Pagi dan Petang di Bulan Ramadan: Pahala Berlipat, Hati Tenang, dan Terlindungi

Puasa yang dilakukan dengan iman dan ikhlas akan mendatangkan pahala yang tak terhingga.

2. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an

Ramadhan adalah bulan turunnya Al-Qur’an.

Membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an sangat dianjurkan.

Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, dan di bulan Ramadhan nilainya semakin berlipat ganda.

3. Melaksanakan Shalat Tarawih dan Qiyamul Lail

Shalat malam di bulan Ramadhan memiliki keutamaan besar.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang melaksanakan qiyamul lail dengan iman dan mengharap pahala, dosanya yang lalu akan diampuni.

Tarawih dan qiyamul lail menjadi sarana untuk mendapatkan pahala sekaligus memperkuat kedekatan dengan Allah.

4. Memperbanyak Sedekah dan Berbagi kepada Sesama

Rasulullah SAW dikenal sangat dermawan, dan kedermawanan beliau meningkat di bulan Ramadhan.

Memberi makanan berbuka, bersedekah kepada fakir miskin, dan membantu orang yang membutuhkan menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Sedekah di bulan Ramadhan tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi ladang pahala yang terus mengalir.

Bahkan memberi makan orang yang berpuasa pahalanya setara dengan orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.

5. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Dzikir dan istighfar adalah amalan ringan tapi sangat bernilai.

Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang dan jiwa semakin dekat kepada-Nya.

Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.

6. Menjaga Lisan dan Akhlak

Menjaga ucapan dari ghibah, fitnah, dan perkataan sia-sia adalah bagian penting dari kesempurnaan puasa.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa banyak orang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga.

Menjaga akhlak menjadi kunci agar pahala Ramadhan tidak berkurang.

7. I’tikaf di Masjid pada Sepuluh Hari Terakhir

I’tikaf adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Dengan berdiam diri di masjid untuk beribadah, seorang Muslim dapat mendekatkan diri kepada Allah dan mencari malam Lailatul Qadar, sehingga memaksimalkan pahala bulan Ramadhan di penghujung bulan suci.

(Tribunnews.com/Latifah)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved