Ramadan 2026
Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-14 Ramadhan 1447 H, Ini Keutamaannya Menurut Durratun Nasihin
Malam ke-14 Ramadhan 1447 H jatuh pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Dalam Durratun Nasihin dijelaskan keutamaan sholat tarawih malam ini.
Ringkasan Berita:
- Malam ke-14 Ramadhan 1447 H jatuh Selasa malam, 3 Maret 2026
- Tarawih setiap malam memiliki keutamaan berbeda
- Fadhilah malam ke-14 dijelaskan dalam Kitab Durratun Nasihin
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Penetapan tersebut, menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa serta berbagai amalan sunnah selama bulan suci Ramadhan, termasuk sholat tarawih yang dilaksanakan setiap malam.
Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, malam ke-14 Ramadhan jatuh pada Selasa malam, 3 Maret 2026, yaitu malam menjelang 14 Ramadhan 1447 H.
Pada malam ini, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakan sholat tarawih karena setiap malam Ramadhan diyakini memiliki keutamaan tersendiri.
Keutamaan sholat tarawih dari malam pertama hingga malam ke-30 dijelaskan dalam kitab ulama klasik, salah satunya adalah Durratun Nasihin.
Kitab ini sering dijadikan rujukan dalam ceramah Ramadhan karena berisi motivasi ibadah, meskipun penjelasannya tidak semuanya berasal dari hadits shahih.
Dalam kitab tersebut disebutkan bahwa keutamaan sholat tarawih pada malam ke-14 adalah sebagai berikut:
Malam ke-14: Orang yang melaksanakan sholat tarawih pada malam ini akan mendapatkan kemuliaan, dan pada hari kiamat kelak ia datang dalam keadaan selamat serta memperoleh rahmat dari Allah SWT.
Penjelasan mengenai fadhilah ini menjadi pengingat agar umat Islam tetap menjaga semangat ibadah hingga pertengahan Ramadhan.
Sebab, bulan suci tidak hanya tentang memulai dengan baik, tetapi juga tentang istiqamah hingga akhir.
Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam 1-30 Ramadan, Ini Keutamaannya
Berikut merupakan keutamaan Shalat Tarawih malam 1 sampai dengan malam 30 yang terdapat dalam Kitab Durratun Nasihin:
- Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
- Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
- Malam 3: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.
- Malam 4: Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.
- Malam 5: Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.
- Malam 6: Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.
- Malam 7: Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman.
- Malam 8: Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.
- Malam 9: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.
- Malam 10: Pada malam kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.
- Malam 11: Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.
- Malam 12: Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.
- Malam 13: Pada malam ketiga belas, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.
- Malam 14: Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan sholat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Salat-Tarawih-Pertama-1447-H-di-Masjid-Agung-Medan_20260219_093659.jpg)