Ramadan 2026
Fadhilah Puasa Hari ke-14 Ramadhan 1447 H/ 2026 M, Ini Pahala Keutamaan & Bacaan Doanya
Fadhilah Puasa hari ke-14 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT memberikan kalian seperti berjumpa dengan Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Daud dan Sulaiman.
Ringkasan Berita:
- Fadhilah Puasa hari ke-14 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT memberikan kalian seperti berjumpa dengan Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Daud dan Sulaiman.
- Orang yang menunaikan puasa hari ke-14 Ramadhan 1447 H seperti beribadah kepada Allah bersama setiap Nabi selama dua ratus tahun.
- Kemudian Malaikat bersaksi bahwa ia benar-benar melakukan tarawih.
TRIBUNNEWS.COM - Rabu, 4 Maret 2026, umat Islam di Indonesia telah memasuki hari ke-14 pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah.
Penentuan hari puasa ini mengacu pada hasil sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Memasuki pertengahan bulan suci, momen ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas ibadah.
Ramadhan bukan sekadar rutinitas menahan lapar dan dahaga, melainkan kesempatan berharga untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebagai bulan yang penuh keberkahan, Ramadhan memiliki keutamaan yang tidak dimiliki bulan lainnya.
Di dalamnya, Allah SWT membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Puasa Ramadhan diwajibkan bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, dan setiap amal kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya.
Memasuki hari ke-14 Ramadhan 1447 H, umat Islam dianjurkan untuk semakin menjaga niat serta adab dalam menjalankan puasa.
Keutamaan atau fadhilah puasa pada hari-hari Ramadhan dapat menjadi motivasi agar keimanan tetap terjaga dan kualitas ibadah semakin meningkat.
Puasa bukan hanya latihan fisik untuk menahan rasa lapar dan haus, tetapi juga proses pembentukan karakter spiritual dan pengendalian diri.
Melalui ibadah puasa, seorang Muslim dididik untuk mencapai derajat takwa, yang menjadi tujuan utama dari seluruh amalan di bulan Ramadhan. Besarnya nilai puasa ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Puasa Ramadan Sah atau Tidak Jika Lupa Membaca Niat hingga Waktu Berbuka? Ini Jawabannya
Hadis tersebut menegaskan bahwa puasa yang dilandasi keimanan dan keikhlasan akan mendatangkan ampunan atas dosa-dosa sebelumnya.
Karena itu, memahami fadhilah puasa di pertengahan Ramadhan diharapkan dapat membangkitkan semangat umat Islam untuk terus memperbaiki diri.
Memasuki fase pertengahan Ramadhan 2026 ini, umat Islam dianjurkan memanfaatkan setiap waktu dengan memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan melakukan berbagai amalan kebajikan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lp-perempuan-tangerang-tadarus-alquran_20210422_171502.jpg)