Kamis, 7 Mei 2026

Ramadan 2026

Amalan yang Dianjurkan saat Itikaf dan Keutamaannya di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Selama itikaf, dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, dan istighfar.

Tayang:
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ITIKAF DI MASJID - Jemaah melaksanakan salat malam (qiyamul lail) saat beritikaf di malam ke-23 Ramadan 1444 H, di Masjid Habiburrahman, Jalan Kapten Tata Natanegara, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/4/2023). Selama itikaf, dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, dan istighfar. 
Ringkasan Berita:
  • Itikaf adalah ibadah sunnah dengan berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
  • Selama itikaf, dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, dan istighfar.
  • Itikaf memberi kesempatan untuk fokus ibadah, membersihkan hati, melatih kesabaran, dan meraih malam Lailatul Qadar.

TRIBUNNEWS.COM - Itikaf adalah ibadah sunnah yang dilakukan dengan berdiam diri di masjid dalam jangka waktu tertentu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Secara bahasa, itikaf berasal dari kata ‘akafa yang berarti berdiam diri atau menetap di suatu tempat.

Ibadah ini sangat dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, karena waktu tersebut menjadi momentum untuk meraih malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.

Pada dasarnya, itikaf dapat dilakukan kapan saja selama seseorang berada di masjid dengan niat ibadah.

Namun waktu yang paling utama adalah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Selama menjalankan itikaf, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan ibadah agar momen ini benar-benar menjadi waktu spiritual yang bermakna.

Melalui amalan-amalan tersebut, itikaf tidak hanya menjadi momen berdiam diri di masjid, tetapi juga sarana untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Berikut dilansir dari Baznas, beberapa amalan yang dianjurkan saat itikaf:

Amalan yang Dianjurkan saat Itikaf

Selama menjalankan itikaf, ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan agar ibadah ini lebih bermakna dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Panduan Itikaf di Bulan Ramadan: Pengertian, Niat, dan Tata Caranya

1. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya menjadi amalan utama.

Kegiatan ini tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menenangkan hati dan menambah kekhusyukan dalam beribadah.

2. Memperbanyak Doa

Sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, terutama memohon ampunan kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut untuk dibaca saat mencari malam Lailatul Qadar:

"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."

Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku."

3. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Dengan terus mengingat Allah SWT melalui dzikir dan istighfar, hati menjadi lebih tenang dan ibadah terasa lebih khusyuk.

Aktivitas ini juga membantu seorang muslim tetap fokus pada ibadah selama itikaf.

Baca juga: Amalan yang Melipatgandakan Pahala saat Ramadhan: Puasa, Tilawah, Shalat Malam, hingga Itikaf

Hikmah Melaksanakan Itikaf

Melaksanakan itikaf dengan benar memberikan banyak hikmah bagi kehidupan seorang muslim.

Pertama, itikaf membantu seseorang untuk lebih fokus dalam beribadah.

Di tengah kesibukan sehari-hari, itikaf memberi kesempatan untuk berhenti sejenak dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Kedua, itikaf melatih kesabaran dan pengendalian diri.

Dengan berdiam diri di masjid, seorang muslim belajar mengendalikan hawa nafsu dan lebih disiplin dalam beribadah.

Ketiga, itikaf menjadi sarana untuk membersihkan hati dari berbagai kesibukan dunia.

Dalam suasana masjid yang tenang, seorang muslim dapat merenungkan kehidupannya dan memperbaiki niat serta amal perbuatannya.

Keempat, itikaf memberikan peluang besar untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.

Memahami tata cara itikaf merupakan langkah penting agar ibadah ini dapat dilakukan dengan benar dan penuh kekhusyukan.

Itikaf bukan sekadar berdiam diri di masjid, tetapi merupakan bentuk ibadah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amalan, serta membersihkan hati dari berbagai kesibukan dunia.

(Tribunnews.com/Latifah)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved