Kamis, 16 April 2026

Ramadan 2026

2 Amalan Utama untuk Menggapai Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan

Simak dua amalan utama untuk menggapai Lailatul Qadar di bulan Ramadan, membaca al-Qur'an dan menghidupkan malam dengan ibadah.

Ringkasan Berita:
  • Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa di bulan Ramadan yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.
  • Menurut Ustaz H. M. Sukron Farda, umat Islam perlu berikhtiar dan memperbanyak ibadah untuk meraih keutamaan malam tersebut.
  • Dua amalan utama yang dianjurkan adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an dan menghidupkan malam Ramadan dengan berbagai ibadah seperti salat malam, zikir, dan iktikaf.

TRIBUNNEWS.COM - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa di bulan suci Ramadan. 

Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. 

Keistimewaan ini membuat banyak umat Islam berusaha untuk meraih keberkahan dan rahmat Allah yang turun pada malam tersebut.

Namun, malam Lailatul Qadar tidak dapat diraih tanpa usaha. 

Ustaz H. M. Sukron Farda, S.Ag., M.Ag. mengatakan setiap Muslim perlu melakukan ikhtiar dan memperbanyak ibadah agar dapat merasakan keutamaan malam istimewa tersebut.

“Ketika kita mau mendapatkan Lailatul Qadar, ini tentu tidak dengan cara cuma-cuma. Harus ada ikhtiar, harus ada usaha yang luar biasa agar bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar,” ujarnya dalam program TANYA USTAZ di kanal YouTube Tribunnews, dikutip Kamis (5/3/2026).

Menurut Sukron Farda, ada beberapa amalan yang bisa dipersiapkan oleh umat Islam untuk menyambut dan menjemput Lailatul Qadar.

1. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Amalan pertama yang sangat dianjurkan untuk menjemput malam Lailatur Qadar adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an. 

Hal ini karena Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an. 

Dalam firman Allah disebutkan bahwa Ramadan adalah bulan di mana Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia.

Dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, seorang Muslim dapat meraih pahala yang sangat besar. 

Baca juga: Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Malam Lailatul Qadar Beserta Waktu dan Jumlah Rakaatnya

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an bernilai satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.

Artinya, membaca satu rangkaian huruf seperti “Alif Lam Mim” tidak dihitung sebagai satu huruf, tetapi tiga huruf: alif, lam, dan mim. 

Masing-masing huruf tersebut bernilai sepuluh kebaikan, sehingga satu bacaan saja bisa menghasilkan tiga puluh pahala.

Jika amalan ini dilakukan di bulan Ramadan, pahala yang diperoleh pun bisa semakin berlipat ganda. 

Oleh karena itu, tadarus atau membaca Al-Qur’an menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama Ramadan, terutama dalam upaya meraih malam Lailatul Qadar.

2. Menghidupkan Malam dengan Ibadah

Amalan kedua yang dianjurkan untuk menggapai malam Lailatur Qadar adalah menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah. 

Ini juga dikenal dengan qiyamul lail.

Sukron Farda menjelaskan bahwa amalan ini juga dicontohkan langsung oleh Rasulullah. 

Dalam sebuah riwayat, Aisyah pernah menjelaskan bahwa ketika memasuki malam-malam terakhir Ramadan, Rasulullah memperbanyak ibadah pada malam hari hingga waktu subuh.

Menghidupkan malam dapat dilakukan dengan berbagai bentuk ibadah, seperti salat tahajud, salat taubat, salat hajat, berzikir, memperbanyak shalawat, hingga melakukan iktikaf di masjid.

Semua amalan tersebut dapat menjadi sarana bagi seorang Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan berharap dapat bertemu dengan malam Lailatul Qadar.

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved