Senin, 4 Mei 2026

Ramadan 2026

Fadhilah Puasa Hari ke-17 Ramadhan 1447 H/ 2026 M, Pahala Keutamaan dan Doa Nuzulul Quran

Fadhilah Puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT akan mengampuni orang berpuasa dan orang tua hingga kakek dan nenek buyut orang tersebut.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
FADHILAH PUASA RAMADHAN - Umat Muslim membaca Al-Quran saat menjalankan ibadah puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta. Fadhilah Puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT akan mengampuni orang berpuasa dan orang tua hingga kakek dan nenek buyut orang tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Tanggal 17 Ramadhan 1447 H ini bertepatan dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam yakni turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW atau disebut Nuzulul Quran.
  • Fadhilah Puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT akan mengampuni orang berpuasa dan orang tua hingga kakek dan nenek buyut orang tersebut.
  • Orang yang menunaikan puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H diberi pahala sebanyak para nabi.

TRIBUNNEWS.COM - Hari ini Sabtu, 7 Maret 2026, umat Islam di Indonesia sudah memasuki puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 Hijriah. 

Pada tanggal 17 Ramadhan 1447 H ini bertepatan dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam yakni turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW atau disebut Nuzulul Quran.

Al-Quran turun di malam sunyi Gua Hira, di kota Mekkah cahayanya menerangi hati Rasulullah Muhammad SAW dan kemudian menjadi pedoman umat Islam dan mengubah peradaban.

Dalam memyambut peristiwa penting ini, puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H tampak lebih istimewa dibanding hari hari lainnya.

Oleh karenya penting penting bagi setiap Muslim untuk melakukan refleksi diri, mulai sejauh mana kualitas puasa, sholat, tilawah Al-Qur’an, serta amal kebaikan lainnya telah dijalankan dengan optimal.

Puasa di bulan Ramadhan tidak cukup dimaknai sebagai kewajiban menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Lebih dari itu, Ramadhan merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. 

Di bulan yang penuh keberkahan ini, pintu rahmat dan ampunan dibuka selebar-lebarnya bagi hamba yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Setiap amal kebajikan yang dilakukan selama bulan ini dijanjikan pahala yang berlipat ganda. 

Karena itu, memasuki hari ke-17 Ramadhan 1447 H, umat Islam dianjurkan semakin menjaga niat, adab, dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah puasa agar tidak sekadar menjadi rutinitas tanpa makna.

Memahami keutamaan atau fadhilah puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H dapat menjadi pendorong agar semangat ibadah tetap terjaga. 

Baca juga: Semarak Ramadan, Kasatgas Tito Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Melalui ibadah puasa Ramadhan, seorang Muslim dididik untuk meraih derajat takwa, yang menjadi tujuan utama dari seluruh rangkaian ibadah di bulan Ramadhan.

Besarnya nilai puasa ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW:

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut menegaskan bahwa puasa yang dilandasi iman dan keikhlasan akan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. .

Fadhilah Puasa Hari ke-17 Ramadhan 1447 H dan Pahalanya

Menurut pemahaman dari Kitab "Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah", tentang keutamaan bulan Ramadhan yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi.

Keutamaan Puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT akan mengampuni orang berpuasa dan orang tua hingga kakek dan nenek buyut orang tersebut.

Allah SWT menyatakan: "sungguh Aku telah mengampuni mereka dan bapak-bapak mereka, Aku akan lindungi mereka dari azab hari kiamat." 

Orang yang menunaikan puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H diberi pahala sebanyak para nabi.

Menurut Dr. Ari Anshori, M.Ag., dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam taushiyahnya menjelaskan tentang keutamaan puasa di bulan Ramadhan 1447 H.

Dalam riwayat dikatakan:

قَالَ اللَّهُ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي

Artinya: Allah berfirman: Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku. (HR. Bukhari)

Dalam riwayat Ahmad dikatakan:

قَالَ اللَّهُ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

Artinya: “Allah ‘azza wa jalla berfirman : ‘Setiap amalan adalah sebagai kafarah/tebusan. Kecuali amalan puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Ahmad)

“Puasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi orang lain, yang mungkin sedang kesulitan atau membutuhkan bantuan,” ujarnya dikutip dari UMS, Sabtu (7/3/2026).

"Ini adalah salah satu cara untuk membangun kebersamaan dalam kehidupan sosial, sekaligus melatih untuk lebih peduli terhadap sesama," tambahnya.

Bacaan Doa Hari ke-17 Ramadhan 1447 H

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْهِ لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ وَاقْضِ لِي فِيْهِ الْحَوَائِجَ وَالأَمَالَ يَا مَنْ لَا يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيرِ وَ السُّؤَالِ يَا عَالِمًا بِمَا فِي صُدُورِ الْعَالَمِينَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِينَ

Latin: 

Allahummah dinî fihi lishalihil a'māli waqdhi li fihil hawaija wal âmâla yâ man lâ yahtāju ilat tafsîr was suāli yâ âliman bimâ fi shudūril 'alamîn shalli 'ala muhammadin wa alihith thâhirîn

Artinnya: Ya Allah anugrahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugrahilah shalawat dan salam bagi Muhammad dan keluarganya yang suci.

Selain doa tersebut, terdapat pula doa yang sangat populer dan dianjurkan Rasulullah SAW untuk dibaca terutama pada malam-malam istimewa di bulan Ramadan, termasuk ketika seorang Muslim memperbanyak ibadah sejak malam pertama:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin:

Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Doa ini menunjukkan inti dari Ramadan itu sendiri, yaitu permohonan ampun. Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan penyucian diri.

Keutamaan doa selama Ramadan tidak terbatas pada malam pertama saja. Hadits Nabi SAW sendiri menekankan pentingnya doa dan ibadah sepanjang bulan. 

Berdoa dengan penuh keyakinan dan harapan kepada Allah akan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. 

Allah Maha Pendengar bagi hamba yang memohon dengan hati yang tulus.

Sebagaimana hadits menyatakan bahwa siapa pun yang melaksanakan ibadah malam di bulan Ramadan dengan keyakinan akan pahala dari Allah, maka dosanya yang lalu akan diampuni. 

Hadits ini menunjukkan bahwa Ramadan adalah waktu tepat untuk memohon ampunan, memperbaiki diri, dan menata kembali kehidupan spiritual.

Rasulullah SAW juga menganjurkan memperbanyak doa sepanjang Ramadan. 

Dalam hadis sahih disebutkan bahwa siapa yang melaksanakan ibadah malam di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. 

Hadis ini menegaskan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk bermunajat dan memperbanyak istigfar.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan 1447 H

Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan sebenarnya tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama".

Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan.

Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala."

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved