Kamis, 14 Mei 2026

Ramadan 2026

Golongan yang Berhak Menerima Zakat, Lengkap dengan Doa Ketika Menerimanya

Zakat fitrah biasanya akan diberikan kepada golongan tertentu yang berhak menerimanya, simak penjelasannya berikut ini.

Tayang:
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
TUNAIKAN ZAKAT - Panitia zakat fitrah Musola Miftahul Jannah, Kp Pondok Cikurus Rw 10, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang sedang menerima zakat yang ditunaikan warga setempat, Minggu (24/4/2022). Berikut penjelasan tentang golongan yang berhak menerima zakat fitrah. 

TRIBUNNEWS.COM - Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat tertentu. 

Zakat juga merupakan bagian dari harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam sesuai dengan rukun Islam.

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki tujuan untuk membantu orang-orang yang berhak menerimanya atau disebut sebagai mustahik.

Mengutip dari baznas.go.id, dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 60 dijelaskan bahwa terdapat delapan golongan yang berhak menerima zakat

Golongan ini dikenal sebagai asnaf yang memiliki kebutuhan dan kondisi yang berbeda-beda. 

Baca juga: Apakah Zakat Fitrah Wajib Diberikan kepada Orang Muslim Saja? Ini Penjelasannya 

Golongan yang Berhak Menerima Zakat Fitrah

  • Fakir

    Orang yang tidak memiliki penghasilan sama sekali sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup dasar.

  • Miskin

    Orang yang memiliki pekerjaan atau penghasilan, tetapi jumlahnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

  • Amil Zakat

    Orang yang bertugas mengelola dan menyalurkan zakat kepada pihak yang berhak.

  • Mualaf

    Orang yang baru memeluk agama Islam dan membutuhkan dukungan agar semakin mantap dalam keimanannya.

  • Riqab

    Hamba sahaya yang ingin memerdekakan dirinya.

  • Gharimin

    Orang yang memiliki utang dan mengalami kesulitan untuk melunasinya.

  • Fisabilillah

    Orang yang berjuang di jalan Allah, seperti dalam kegiatan dakwah atau perjuangan untuk kepentingan umat.

  • Ibnu Sabil

    Musafir atau orang yang sedang dalam perjalanan jauh dan kehabisan bekal.

Delapan golongan tersebut memiliki hak untuk menerima zakat sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Penyaluran zakat diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah umat.

Baca juga: Doa Zakat Fitrah untuk Keluarga, Mengharap Ridha Allah SWT di Bulan Ramadan

Bacaan Doa saat Menerima Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan setiap Muslim di bulan Ramadhan

Selain muzakki yang membayar zakat, mustahik juga dianjurkan untuk membaca doa saat menerimanya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 103:

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهَرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بهَا وَصَلَ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ

Khudz min amwâlihim shadaqatan tuthahhiruhum wa tuzakkîhim bihâ wa shalli ‘alayhim inna shalâtaka sakanun lahum.

Artinya:

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka.

Berikut adalah doa yang dapat dibaca oleh mustahik saat menerima zakat fitrah:

1. Doa saat Menerima Zakat Fitrah menurut Habib Hasan Ahmad Muhammad al-Kaf

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

Âjarakallâhu fî mâ a’thaita wa bâraka fî mâ abqaita wa ja’alahu laka thahûran.

Artinya:

"Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahi harta yang kau simpan, dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu."

2. Doa Ketika Menerima Zakat

 طَهَّرَ اللهُ قَلْبَكَ فِي قُلُوْبِ الأَبْرَارِ وَزَكَّى عَمَلَكَ فِي عَمَلِ الأَخْيَارِ وَصَلَّى عَلَى رُوْحِكَ فِي أَرْوَاحِ الشُّهَدَاءِ

Thahharallāhu qalbaka fī qulūbil abrār, wa zakkā ‘amalaka fī ‘amalil akhyār, wa shallā ‘alā rūhika fī arwāhis syuhadā’.

Artinya:

"Semoga Allah menyucikan hatimu seperti hati orang-orang saleh, menyucikan amalmu seperti amal orang-orang pilihan, dan memberikan rahmat pada rohmu seperti para syuhada."

3. Doa Amil Ketika Menerima Zakat Fitrah 

Berikut doa yang dapat dibaca oleh amil saat menerima zakat:

آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا اَعْطَيْتَ، وَبَارَكَ فِيْمَا اَبْقَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا

Aajarokallaahu fiimaa a’thoita wabaarola fiimaa abqoita waja’alahu laka thohuuron

Artinya:

Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahi harta yang masih engkau simpan, dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.

Baca juga: Bagaimana Hukum Zakat Fitrah bagi Orang yang Sudah Meninggal? Simak Penjelasannya

Bentuk Zakat Fitrah

Umat muslim biasanya membayarkan zakat dalam bentuk beras dan uang.

1. Beras

Zakat fitrah dapat diberikan dalam bentuk beras sebanyak 2,5 kilogram atau setara 3,5 liter beras per jiwa.

Hal ini sebagai bentuk zakat yang klasik sesuai dengan ketentuan syariat Islam. 

Zakat fitrah biasanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pokok berupa makanan, maka beras menjadi pilihan yang paling relevan di Indonesia.

2. Uang Tunai

Biasanya umat muslim juga memilih cara praktis, zakat fitrah dalam bentuk uang tunai yang nilainya setara dengan harga beras yang berlaku di wilayah setempat. 

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved