Rabu, 8 April 2026

Ramadan 2026

Berbuka Gratis di 5 Kota, Sasar Panti Asuhan dan Tempat Penampungan Bayi

Program berbagi makanan berbuka puasa ini dilaksanakan serentak di lima kota dengan jumlah penerima manfaat mencapai 1.500 orang.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/HO
Solidaritas Ramadan: IFSR berbagi berbuka gratis bagi 1.500 penerima manfaat di lima kota 

Ringkasan Berita:
  • Yayasan IFSR kembali menggelar program Makan Berbuka Gratis di bulan Ramadan. 
  • Dilaksanakan serentak di lima kota, kegiatan ini menjangkau 1.500 penerima manfaat, termasuk panti asuhan dan penampungan bayi terlantar. 
  • Didukung dana charity masyarakat, program ini menegaskan komitmen transparansi dan kepedulian sosial.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yayasan Indonesia Food Security Review (IFSR) kembali menghadirkan aksi sosial selama bulan Ramadan melalui program Makan Berbuka Gratis.

Program berbagi makanan berbuka puasa ini dilaksanakan serentak di lima kota dengan jumlah penerima manfaat mencapai 1.500 orang.

Adapun lima titik pelaksanaan program meliputi Cimaung di Bandung, Mantrijeron di Yogyakarta, Kenteng di Purwodadi, Godean di Sleman, dan Cibubur di Jakarta Timur.

“Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial Yayasan IFSR kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi,-red),” tulis manajemen IFSR dalam keterangannya pada Selasa (17/3/2026).

Selain sebagai kegiatan sosial Ramadan, program ini juga menunjukkan bahwa fasilitas SPPG dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.

“Seluruh kegiatan didukung oleh dana charity masyarakat yang bersifat non-APBN dan dihimpun secara mandiri oleh Yayasan,” kata dia.

Dengan pendekatan tersebut, pihaknya ingin menegaskan bahwa program sosial dapat berjalan tanpa mengganggu anggaran program utama.

Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen lembaga terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.

Salah satu sasaran utama adalah panti asuhan serta rumah penampungan bayi terlantar di kota-kota lokasi program.

Beberapa lembaga tersebut diketahui menampung bayi-bayi yang ditemukan terlantar di berbagai fasilitas umum.

Pihaknya memastikan bahwa kelompok paling rentan tersebut mendapatkan perhatian khusus melalui kegiatan berbagi makanan berbuka puasa selama Ramadan.

Manajemen menyatakan bahwa dapur-dapur SPPG memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam kegiatan sosial yang lebih luas.

“Ini bukan sekadar memberi makan, tetapi gerakan kemanusiaan yang menunjukkan bahwa infrastruktur dapat melayani masyarakat lebih luas,” tuturnya.

IFSR berharap pendekatan ini dapat direplikasi oleh berbagai lembaga pelaksana di berbagai daerah.

Dengan semakin banyaknya praktik baik serupa, dampak sosial dari program pemenuhan gizi diyakini akan semakin besar bagi masyarakat.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved