Indonesia dan Malaysia Memanas
SPBU Petronas Diserbu Mahasiswa GMNI
SPBU milik Malaysia, Petronas di Jalan Ir H Juanda, Jumat (3/9/2010) siang ini "diserang" puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GMNI.
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Malaysia, Petronas di Jalan Ir H Juanda, Jumat (3/9/2010) siang ini "diserang" puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Meski datang dengan jumlah yang relatif kecil, namun Massa GMNI yang dikoordinatori Indra Prajakusuma, mampu mencuri perhatian puluhan aparat kepolisian yang sudah bersiaga sejak pagi. Pasalnya, massa GMNI langsung menyerukan konfrontasi dengan Malaysia begitu tiba di SPBU Petronas.
Tidak hanya itu, massa juga menyerukan agar pemerintah segera menarik para TKI dan mahasiswa Indonesia yang ada di negeri jiran itu. "Serta pulangkan mahasiswa Malaysia yang ada di Indonesia," ujar Indra.
Selain itu, massa mahasiswa juga menyayangkan sikap Presiden SBY yang terkesan takut terhadap negeri yang menurut mereka sangat sombong dan sudah keterlaulan terhadap Indonesia. "Negara kita diolok-olok oleh mereka, kita tidak boleh diam saja," seru mereka.
Saat melakukan orasi, beberapa mahasiswa terlihat merangsek barikade polisi yang membentengi jalan mask SPBU. Namun karena tidak bisa menembus barikade, massa kemudian membakar replika bendera Malaysia dan bahkan juga foto Perdana Menteri Malaysia, Nazib Razak.
Aksi massa kemudian diakhiri dengan penyegelan secara simbolis SPBU Petronas sebagai simbol memboikot produk-produk Malaysia dan pemutusan hubungan diplomatik.