Polisi dan Teroris Baku Tembak di Tebing Tinggi
Senjata Teroris di Sungai Titipayung Belum Ditemukan
Tim gabungan dari Polres Serdang Bedagai Dan Polair Belawan melakukan pencarian senjata api
TRIBUNNEWS.COM, DOLOK MASIHUL - Tim gabungan dari Polres Serdang Bedagai Dan Polair Belawan melakukan pencarian senjata api, Senin, (04/10/2010), di sepanjang Sungai Titi Payung, Desa Martebing. Senjata ini milik dua orang komplotan yang tewas dalam baku tembak di perkebunan kelapa sawit PT Socpindo, Dusun III, Pondok Sebrang, Desa Martebing, Dolok Masihul, Serdang Bedagai.
Pencarian senjata itu dimulai pada pukul 10.00 WIB. Polisi yang terlibat dalam pencarian tersebut berjumlah 20 orang. 14 orang dari Polres serdang Bedagai dan 4 orang lainnya dari Polair Belawan. Mereka menggunakan dua unit perahu karet dan peralatan selam lengkap.
Namun, peralatan selam yang lengkap belum digunakan karena kedalam sungai tidak sampai 1 meter. Sampai saat ini, pencarian itu masih menggunakan kacamata selam saja. Mereka mencari dengan merogoh dasar sungai.
Sebelumnya, Minggu, (03//10/2010), sekitar pukul 13.30 WIB, warga setempat membantu polisi melakukan pencarian senjata api yang terjatuh di sungai. Namun, pencarian itu belum membuahkan hasil. Pencarian yang melibatkan 20 warga setempat itu menemui kesulitan karena kemungkinan senjata tersebut terbenam lumpur sungai. "Apalagi sungai sedang pasang," kata Anton, (34), warga Desa Martebing, yang ikut melakukan pencarian senjata di Sungai Titi Payung itu.