Kamis, 23 April 2026

Tsunami Mentawai

Ribuan Korban Tsunami Mentawai Rayakan Natal di Tenda

Ribuan korban tsunami Mentawai, rayakan Natal 2010 di dalam tenda-tenda pengungsian.

Penulis: Harismanto
Editor: Prawira
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Harismanto

TRIBUNNEWS.COM, PADANG – Belum rampungnya pembangunan 1.632 unit hunian sementara (Huntara), menyebabkan ribuan korban tsunami Mentawai, rayakan Natal 2010 di dalam tenda-tenda pengungsian.

"Kasihan mereka, terpaksa rayakan Natal di dalam tenda. Harusnya pemerintah memprioritaskan pembangunan Huntara,” kata Albert Hendra Lukman, Rabu (22/12/2010), Bendahara Hok Tek Tong (HTT) Padang.

Saat mengantarkan bantuan ke Mentawai pada beberapa waktu yang lalu, katanya, hanya ada satu rumah contoh Huntara yang sudah jadi. Sisanya, masih berupa kerangka.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar), Harmensyah, mengatakan, dari 278 Huntara senilai Rp 20 juta per unit di Pagai Utara, baru rampung 55 persen. Usai membuka Workshop Jurnalis Siaga Bencana se-Indonesia, di Bukittinggi, Harmensyah, mengatakan, Huntara itu dikerjakan tim BPBD Sumbar dan personil Zipur TNI,

“Sekarang, jumlahnya sudah bertambah lagi menjadi 450 unit. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai, mengusulkan penambahan karena pengungsi yang rumahnya tak disapu tsunami, juga minta direlokasi,” ungkap Harmensyah.

Tak hanya di Pagai Utara, di Pagai Selatan, katanya, dari semula hanya 516 unit Huntara yang akan dibangun Palang Merah Indonesia (PMI), kini bertambah menjadi 666 unit. “Namun anggaran untuk tambahan Huntara, ditanggung Pemkab dari dana darurat yang sudah diberikan sebesar Rp7,9 miliar. Dana itu berasal dari bantuan untuk Mentawai serta bantuan BNPB, dengan nilai total Rp15,1 miliar," kata Harmensyah.

Terkait pembangunan Huntara di Sipora Selatan, katanya, belum diketahui perkembangannya. “Kita targetkan pembangunan Huntara bisa rampung hingga berakhirnya masa perpanjangan tanggap darurat di Mentawai, yaitu 31 Desember 2010,” tambahnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar menyebutkan Huntara dibangun di Kecamatan Pagai Selatan yaitu Camp Jaya di Km 27, Lokkon Lakkau di Km 2 dan Jalan Poros Km 41-44. Kemudian di Kecamatan Pagai Utara yaitu di Km 8 Trans Taikako, Jalan Poros di Km 17 dan perkampungan lama. Terakhir di Kecamatan Sipora Selatan yaitu di Km 4-9 Desa Beriulou.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved