Sabtu, 23 Mei 2026

Pesantren Pasuruan Diserang

Kronologi Penyerangan Pondok Pesantren YAPI Pasuruan

Ratusan orang tak dikenal menyerang Pondok Pesantren Yayasan Pendidikan Islam (Yapi) di Desa Kenep

Tayang:
Editor: Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Surya, Abdul Syukur

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Ratusan orang tak dikenal menyerang Pondok Pesantren Yayasan Pendidikan Islam (Yapi) di Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (15/2/2011) sekitar pukul 14.15 WIB. Serangan massa itu mengakibatkan empat santri terluka di bagian kepala.  

Keempat santri itu, yakni Ahmad Miqdad (17) siswa kelas II SMA, Abultaz alias M Baraqbah (19) siswa kelas III SMA, Ali Reza (15) siswa kelas I SMA, dan Abdul Qadir (15), siswa kelas I SMA.  

Mereka saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Bangil. Peristiwa itu berawal ketika puluhan santri asyik bermain bola di halaman pesantren. Sebagian santri lain ada yang bermain basket, latihan pencak silat, dan duduk santai di halaman.

Tiba-tiba sekelompok massa datang lalu melakukan penyerangan. Saat tiba di depan pagar, massa langsung melempari santri dan melukai dua sekuriti pesantren, Sya’roni dan Shoir yang kebetulan berjaga di pos satpam.

Tak lama, mereka masuk ke halaman pesantren dan menyerang santri yang ada di dalam. Tak hanya itu, mereka juga merusak perkantoran dan fasilitas yang ada di dalam. Papan nama pesantren ikut dirobohkan.  

Mengetahui pesantrennya diserang, para santri melakukan perlawanan meski dengan peralatan seadanya. Bentrokan sengit pun terjadi. Aksi saling lempar batu mewarnai bentrokan tersebut. Karena mendapat perlawanan sengit dari santri, massa kemudian mundur.

Mereka kemudian keluar dari pondok pesantren lalu berjalan menuju arah Bangil. “Setelah itu kembali lagi ke arah Pandaan,” kata Ketua Yapi Ustaz Ali Mukhsin Assegaf.

Ketika mereka kembali lagi dari arah Pandaan dan melintas di depan Pondok Pesantren Yapi, aksi pelemparan sempat terjadi. Saat terjadi ketegangan itulah, tiga orang dari kelompok massa itu jatuh dari motor.

Saat itu juga, polisi yang berada di lokasi kejadian langsung mengamankan mereka dan membawanya ke Polres Pasuruan untuk diperiksa. 

Ratusan orang tak dikenal yang melakukan penyerangan ke Pondok Pesantren Yapi itu mengendarai sepeda motor. Satu motor bahkan ada yang berboncengan tiga. Massa itu ada yang berpakaian putih dan bersorban dan ada juga yang memakai rompi hitam.   

Awalnya, sebelum menyerang, massa tersebut meneriakkan yel-yel sembari menghujat. Hingga saat ini belum diketahui alasan massa melakukan penyerangan terhadap santri Yapi.

Namun Ali Mukhsin Assegaf sempat mengenali wajah para pelaku yang jumlahnya ratusan orang tersebut.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved