Breaking News:

Rp 1,57 Triliun untuk Perluasan Bandara Sepinggan

TRIBUNNEWS.COM, - Rencana perluasan Bandara Sepinggan Balikpapan semakin mantap untuk dilaksanakan.

zoom-inlihat foto Rp 1,57 Triliun untuk Perluasan Bandara Sepinggan
skyscrapercity.com
Banara Sepinggan Balikpapan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Rencana perluasan Bandara Sepinggan Balikpapan semakin mantap untuk dilaksanakan.

Hal ini terungkap dalam sosialisasi Keputusan Menteri Perhubungan nomor: KP 309 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Bandar Udara Internasional Sepinggan di Kotamadya Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur belum lama ini di auditorium Angkasa Pura Balikpapan.

"Sosialisasi ini terkait dengan pengembangan bandara sepinggan yang mencakup keseluruhan penggunaan tanah serta ruang udara untuk menunjang kegiatan operasional bandara." Ungkap Tulus Pujiono manager umum Angkasa Pura Balikapan.

"Perluasan Bandara akan dimulai tahun ini mas, sekitar bulan Juni. Nanti akan ada ground briefing dengan presiden Republik Indonesia untuk perluasan bandara ini yang tadinya 12.500 meter persegi menjadi 110.000 meter persegi.

Pujiono menuturkan anggaran yang dialokasikan untuk perluasan bandara mencapai Rp. 1,57 triliun. "Sementara ini biaya untuk terminal dan memindahkan gedung-gedung sebesar Rp.1,57 triliun" kata Pujiono.

Menurut Pujiono anggaran sebesar Rp.1,57 triliun tersebut digunakan untuk pembebasan lahan, perpanjangan runway (landasan pacu) ke arah barat dan perluasan terminal penumpang juga termasuk reklamasi lahan.

"Terkait pembebasan lahan seperti yang disampaikan bapak Suriyanto (Kepala Bapeda) tadi, yang wajib dibebaskan adalah sekitar 9 hektar." ujar Pujiono.Pujiono juga mengatakan bahwa terminal lama masih tetap akan dioperasikan.

Suriyanto kepala Bapeda membenarkan adanya pembebasan lahan, namun luasnya hanya delapan hektar. Namun untuk melakukan pembebasan lahan tersebut perlu koordinasi dengan instansi terkait.

"Nanti kami akan melakukan pertemuan teknis untuk membahas secara detil mengenai  proses pengukuran yang mungkin akan melibatkan pemerintah provinsi, dalam hal ini biro perlengkapan dan BPN kota." kata Suriyanto.

Setelah dilakukan pengukuran tanah baru lah pemerintah bisa menentukan anggaran. Suriyanto menjelaskan sebelumnya sudah ada pembahasan anggaran untuk pembebasan lahan sebesar Rp.20 milyar. Tetapi anggaran tersebut masih belum dapat direalisasikan karena belum ada rencana induk tentang perluasan bandara.  

"Setelah dilakukan pengukuran baru kemudian kita akan berupaya mengalokasikan kembali anggaran. Anggaran tetap dari APBD Provinsi. Kalau yang lalu sudah disepakati Rp.20 milyar. Mungkin kali ini paling tidak sama lah seperti kemarin (Rp.20 milyar)." ungkap Suriyanto.

Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved