62 Persen Pemilih di Makassar Masih Bimbang

Sebanyak 62 persen warga calon pemilih dalam pemilihan calon Wali Kota Makassar 2013 masih bimbang

Laporan Wartawan Tribun Timur, Adin Syekhuddin

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR- Sebanyak 62 persen warga calon pemilih dalam pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Wali Kota Makassar 2013 mendatang masih mengambang. Mereka belum dapat menentukan figur calon wali kota yang akan dipilih nanti.

Angka swing voter (pemilih mengambang) yang tinggi menunjukkan mayoritas masyarakat Makassar masih belum yakin terhadap sejumlah figur calon wali kota yang telah mengemuka saat ini.

Direktur Riset dan Analis Politik Jaringan Riset Nusantara (JRN), Anis Kurniawan, menemukan adanya espektasi dari sejumlah harapan masyarakat di Makassar yang belum dapat dipenuhi oleh kandidat. Menurutnya, tiga hal yang menjadi harapan masyarakat Makassar yang belum dapat dipenuhi oleh sejumlah kandidat cawali yang terjaring dalam survei antara lain permasalah ekonomi, keamanan, dan tata ruang kota.

"Selain itu masyarakat juga masih menunggu realisasi janji-janji politik yang belum diwujudkan oleh pasangan terpilih pilwali lalu. Itu yang mempengaruhi tingginya pemilih mengambang di Makassar saat ini," kata Anis, Minggu (3/7/2011).

Wakil direktur JRN, Iswan Sawesi mengungkapkan pengambilan data survei sejak 17-23 Juni lalu dengan melibatkan 440 responden menggunakan metode sampling acak berjenjang (multistage random sampling) dengan
margin error sebesar 5 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Dari 50 nama yang disurvei, JSN hanya melansir tingkat popularitas dan elektabilitas lima kandidat terkuat saat ini masing-masing Supomo Guntur, Adil Patu, Idris Manggabarani, Jafar Sodding, dan Andry S Arief Bulu.

Berita Populer
Editor: Yudie Thirzano
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved