Kerusuhan Ambon
Korban Tewas di Ambon Jadi 7 Orang
Dua hari setelah rusuh di Ambon, jumlah korban meninggal dunia menjadi tujuh orang. Pertambahan korban jiwa ini dikarenakan
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua hari setelah rusuh di Ambon, jumlah korban meninggal dunia menjadi tujuh orang. Pertambahan korban jiwa ini dikarenakan sejumlah korban kritis pada saat kejadian tak bisa diselamatkan.
"Hingga pukul 07.00 WIT, dicek keseluruhan korban meninggal bertambah. Kalau kemarin 3, sekarang jadi 7. Sedangkan luka-luka jumlahnya 65 orang, dua di antaranya anggota Polri, 63 adalah masyarakat sipil," kata Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/9/2011).
Menurut Anton, ketujuh korban tewas itu diakibatkan tertembak, kekerasan, terkena lemparan batu. "Yang bersangkutan tidak terselamatkan," ujarnya.
Anton memastikan bahwa kepolisian menyelidiki tewasnnya para korban. Bahkan, telah diterjunkan tim penyidik dari Bareskrim Mabes Polri.
Sebagaimana diberitakan, bentrokan antarwarga dan kerusuhan di Ambon kali ini dipicu tewasnya seorang tukang ojek Darwin Saiman di kawasan Gunung Nona pada Sabtu (10/9/2011) malam, akibat kecelakaan lalulintas, namun diisukan tewas dianiaya.
Selain korban tewas dan luka, bentrok dan kerusuhan tersebut juga mengakibatkan sejumlah rumah, mobil, dan sepeda motor hangus terbakar.