Kronologi Bentrok PT Freeport versi Partai Pembebasan Rakyat

Partai Pembebasan Rakyat melansir seorang warga tewas akibat tertembak petugas dalam bentrok dengan ribuan warga dan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Pembebasan Rakyat melansir seorang warga tewas akibat tertembak petugas dalam bentrok dengan ribuan warga dan karyawan PT Freeport di Terminal Gorong-Gorong, Timika, Papua, Senin (10/10/2011) pagi.

Selain korban tewas, sembilang orang lainnya juga harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka petugas. "Korban tewas atas nama Petrus Ayamsemba," ujar Juru Bicara Nasional Partai Pembebasan Rakyat, Budi Wardoyo, saat dihubungi, Senin (10/10/2011) petang.

Budi menjelaskan, kejadian itu berawal saat Senin pagi, sekitar 8 ribu pekerja PT Freeport menggelar unjuk rasa ke perusahaan menuntut kenaikan upah dari 1,50 Dolar AS per jam menjadi 12,50 Dolar AS per jam. Bersamaan dengan aksi pekerja, warga dari 7 suku setempat juga menggelar unjuk rasa menuntut hak ulayat berupa lahan.

Selain soal kenaikan upah, para pekerja PT Freeport juga terpaksa menggelar demo, karena pihak perusahaan justru menerima pekerja baru menggantikan para pekerja yang telah mogok sejak 15 September lalu.

Namun, bentrok tak terlekkan saat ratusan polisi menghadang dan membubarkan ribuan pekerja yang berusaha masuk ke dalam PT Freeport, dengan melepaskan tembakan. "Aksi dilakukan 8 ribu buruh dari Sekret SPSI menuju Gorong-gorong lebih kurang 500 meter. Polisi berusaha membubarkan aksi, tapi aksi terus berlanjut. Dan akhirnya polisi melepaskan tembakan ketika salah seorang buruh Papua dan pemilik hak ulayat sedang gberorasi. Tembakan dilakukan pada jarak 15 meter selama 20 menit," kata Budi.

Setelah itu, baru diketahui bahwa Petrus Ayamsemba ambruk dan tewas akibat tembakan petugas.

Selain korban tewas, sembilan warga dan karyawan juga dilaporkan mengalami luka tembak. Dari sembilan orang luka tembak yang baru diketahu identitasnya, yakni Leo Wandagau, Alius Komba, Melkias Rumbiak, Yunus Nguluduan, Philiton Kogoya, Ahamad Mustofa.

"Tadi korban luka tembak empat orang, tapi sekarang bertambah menjadi sembilang orang. Informasi ini saya dapat dari teman-teman Serikat Pekerja PT Freeport. Saya di Jakarta," katanya.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved