Sabtu, 30 Agustus 2025

Kapolsek Mulia Tewas Ditembak

Penembak Mati Kapolsek Mulia Papua Diduga OPM

Dua pelaku penembakan Kapolsek Mulia, AKP Dominggus Oktavianus Awes diduga berasal dari Organisasi Papua Merdeka

zoom-inlihat foto Penembak Mati Kapolsek Mulia Papua Diduga OPM
Andre Kirwel/HO
ANGGOTA POLISI DITEMBAK- Anggota KP3 Bandara Mulia Puncak Jaya, Papua, Brigadir Polisi Satu (Briptu) M Yasin ditembak kelompok bersenjata Jumat (24/6/2011). Peluru mengenai kepala sebelah kanan. Hingga Jumat sore kondisi kesehatannya kian kritis. HO/Andre Kirwel

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tanah Papua kembali bergejolak. Kali ini, kelompok separatis bersenjata beraksi dengan menembak mati Kapolsek Mulia, AKP Dominggus Oktavianus Awes, di depan warga, Bandar Udara Mulia, Puncak Jaya, Papua, Senin (24/10/2011), pukul 11.30 WIT.

Pelaku yang berjumlah dua orang, tiba-tiba menyerang dan bergulat dengan Kapolsek. Seorang pelaku berhasil mengambil senjata jenis revolver milik kapolsek tersebut dan dipergunakannyauntuk menembak bagian kepala kapolsek. Seketika kapolsek tersebut terkapar tak berdaya.

"Seorang berhasil mengambil senjata Kapolsek, (tembakan) mengenai hidung tembus ke belakang kepala," kata Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Anton Bachru Alam, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/10/2011).

Secara terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes (Pol) Boy Rafli Amar, menyatakan diduga kedua pelaku tersebut adalah anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM). "

"Pada saat korban berada di dekat pesawat MAF yang sedang parkir di Bandara Mulia, tiba-tiba di tembak oleh kelompok OPM," tulis Boy melalui pesan singkat.

Kepolisian setempat tengah melakukan penyidikan kasus ini, dengan memeriksa sejumlah warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Anton menambahkan, setelah eksekusi mati Kapolsek Mulia itu, kedua pelaku lari ke arah hutan sekitar Bandar Udara Mulia, dengan membawa senjata api milik kapolsek.

Saat ini, kepolisian dari Polres dan anggota TNI setempat tengah melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

"Tentu ini merupakan target operasi kami selanjutnya," tukas Anton.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan