Rabu, 10 Juni 2026

SPG Embat Ponsel Mahasiswi Unair

Hanya karena tak punya uang untuk bayar kos, seorang Sales Promotion Girls (SPG) minyak wangi di Tunjungan Plaza 2 ini nekad nyolong

Tayang:
Editor: Anwar Sadat Guna

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Hanya karena tak punya uang untuk bayar kos, seorang Sales Promotion Girls (SPG) minyak wangi di Tunjungan Plaza 2 ini nekad nyolong barang milik teman kosnya sendiri.

Namun teman kosnya curiga, sehingga ketika didesak, pelaku mengakuinya dan dibawa ke Polsek Gubeng.

Saat digiring di mapolsek, pelaku bernama Febri Wahyu Iriani (21)yang kos di Jl Gubeng Kertajaya IX F ini bercerita jika perbuatannya itu tak lepas dari kondisi keuangan yang menipis.

Betapa tidak, dengan bekerja sebagai SPG, dia hanya digaji Rp 800.000 per bulan. Lagipula, dia tak bisa mengandalkan keuangan dari orangtua, karena hanya bekerja sebagai baby sitter saja.

“Ayah saya sudah almarhum, sedangkan ibu bekerja sebagai baby sitter. Ya jadi saya harus membiayai hidup sendiri,” tukasnya kepada wartawan, Selasa (25/10/2011).

Karena dia baru bekerja selama dua minggu, maka dia belum terima gaji. Padahal, dia harus bayar uang kos. Maka, dia pun mengincar barang milik teman kos, Hanifa Muslimin (23) yang juga mahasiswi Unair itu.

“Saya melakukan pada Sabtu (22/10/2011) sekitar jam 23.00 WIB. Waktu ngambil barang, pintu kamar tak terkunci dan tak ada orang,” paparnya.

Di situ, dia mengambil helm putih VOG, lalu sepatu, dan ponsel Sony Ericsson Xperia X8.
Barang-barang itu lalu disembunyikan di kamarnya. Namun sebelum barang itu dijual, penghuni kos curiga dengan barang yang hilang dan dirazia.

“Setelah menggeledah kamar, teman kos lalu menginterogasi saya, dan terpaksa saya akui,” tandasnya. Tak lama, pemilik kos menghubungi polisi, lalu membawa pelaku ke mapolsek dan menahannya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved