Rabu, 10 Juni 2026

Uang Operasional Badan SAR Rp 200 Juta Digondol Maling

Dana operasional milik Badan SAR Nasional sebesar Rp 200 juta yang baru dicairkan oleh Taufik (27) bendahara kantor itu

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Dana operasional milik Badan SAR Nasional sebesar Rp 200 juta yang baru dicairkan oleh Taufik (27), bendahara kantor itu, Jumat (9/12) sore, raib. Pelaku memecahkan kaca mobil Kijang BL 640 AS yang dikemudikan Taufik, lalu membawa kabur uang tersebut. Hingga kini, pelaku belum diketahui identitasnya.

Informasi diperoleh Serambi, pencurian itu terjadi dalam rentang waktu pukul 15.05-15.25 WIB. Karena sekira pukul 15.30 WIB, Taufik kembali ke mobil itu dan melihat uang operasional Kantor SAR yang baru dicairkan dari Bank BRI Jalan Cut Mutia, Banda Aceh, telah raib.

“Dari Bank BRI, Taufik menuju ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Aceh, di kawasan Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, sekira pukul 15.00 WIB,” sebut Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Drs Armensyah Thay didampingi Kasat Reskrim AKP M Isharyadi F SIK, yang ditanyai Serambi.

Taufik yang tiba di kantor itu, kata Isharyadi, selanjutnya memarkirkan mobilnya itu di areal depan Gedung A Kantor KPPN Aceh, lalu masuk ke dalam kantor tersebut.

Taufik mengaku saat itu menyiapkan berkas Tambahan Uang Persedian (TUP) kantornya yang masih kurang. Begitu ia selesai dan keluar dari gedung kantor itu, spontan korban kaget, begitu melihat kondisi kaca mobil Kijang Comando sebelah kiri itu telah pecah. Dan uang Rp 200 juta yang disimpan dalam tas ranselnya itu pun raib dibawa kabur oleh pelaku.

“Dari keterangan korban, ia mengaku tidak melihat ada hal-hal yang mencurigakan, baik dari orang maupun kendaraan yang mengikutinya. Sejauh ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata Isharyadi.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved