Bentrok di Bima
Ratusan Mahasiswa asal Bima Rusak Pos Polisi di Makassar
Ratusan mahasiswa asal Bima di Makassar merusak pos polisi di sepanjang Jl Jenderal Sudirman dan Jl Ratulangi
Editor:
Widiyabuana Slay

Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi
Makassar, Tribun - Ratusan mahasiswa asal Bima di Makassar merusak pos polisi di sepanjang Jl Jenderal Sudirman dan Jl Ratulangi, Sabtu (244/12/2011). Setidaknya empat pos polisi dirusak. Mereka merusak dengan cara melempari kaca dan menendangnya.
Belum ada mahasiswa diamankan terkait perusakan ini. Mahasiswa asal Bima, Nusa Tenggara Barat di Makassar berunjuk rasa memprotes penembakan di kampung halamannya, Bima, yang terjadi, Sabtu (24/12/2011) pagi.
Unjuk rasa digelar di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Makassar. Mahasiswa menutup jalan dan membakar ban. Akibatnya, lalu lintas di sekitar Sudirman menjadi macet.
Penembakan yang dilakukan polisi telah menewaskan 30 warga itu terkait pengelolaan tambang PT Sumber Mineral Nusantara.
Dalam unjuk rasannya, mahasiswa meminta pejabat di daerahnya dicopot, termasuk Kapolda NTB, Kapolres Bima, dan kapolsek setempat. Unjuk rasa ini dijagaa ketat aparat kepolisian berseragam sipil.