Sabtu, 11 April 2026

Hujan Dua Hari di Banten

Jalan Tol Jakarta-Merak Kemungkinan Tertutup

hujan deras pada 2001 lalu sempat membuat jalan tol Jakarta-Merak terendam sehingga tak bisa dilewati. Saat ini kondisi tol

Penulis: Y Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banten Suyadi Wiraatmadja mengatakan keadaan akan lebih parah jika hujan terus mengguyur Banten. Pasalnya, bukan tidak mungkin jalan Tol Jakarta-Merak akan tertutup.

Suyadi menceritakan, hujan deras pada 2001 lalu sempat membuat jalan tol terendam sehingga tak bisa dilewati. Sementara saat ini kondisi tol tersendat karena bahu jalan digunakan sekitar 200 warga berlindung dari banjir.

"Mudah-mudahan tidak turun hujan lagi sehingga tidak naik ke jalan tol. Ini juga dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut," ujar Suyadi saat dihubingi Tribunnews.com dari Jakarta, Minggu (15/1/2012).

Menurut Suyadi, hujan di Banten yang turun dalam dua hari ini memberi efek besar. Beberapa kampung terendam dan harus dievakuasi. Dibandingkan dengan banjir 2007 silam, banjir 2012 lebih parah.

Menurut Suyadi, Kecamatan Kragilan termasuk paling parah karena posisinya dekat dengan Kali Ciujung. Tiap kali perumahan mereka diterjang banjir, warga Kragilan akan naik dan berlindung di bahu jalan tol. Jumlahnya kini mencapai 1158 kepala keluarga.

Selain warga Kecamatan Kragilan, Tol Jakarta-Merak juga dipenuhi warga dari Kecamatan Kibin. Dikatakan Suyadi, setidaknya ada 832 kepala keluarga Kecamatan Kibin yang memilih jalan tol sebagai tempat perlindungan.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved