Siswa TK Ditabrak Mobil
Marini Pergi, Rekonstruksi Siswa TK Ditabrak Mobil Batal
Rekonstruksi kecelakaan yang mengakibatkan 17 murid TK yayasan Perguruan Buddhis Bodhicitta Medan batal karena tersangkanya pergi.
Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Rekonstruksi kecelakaan yang mengakibatkan 17 murid TK yayasan Perguruan Buddhis Bodhicitta Medan batal. Mariani guru TK yang menjadi tersangka (penabrak) tiba-tiba keluar.
Saat pihak Satlantas Polresta Medan akan melakukan rekonstruksi, Sabtu (3/3/2012), tiba-tiba Kanit Laka Lantas Polresta Medan AKP Juwita marah. Pasalnya Marini yang diletakkan di ruang administrasi sekolah tersebut, tiba-tiba keluar dari ruangan.
"Hei! Kok keluar dia (Marini, red) siapa yang suruh dia keluar ruangan, bawa masuk lagi," teriak Juwita ke arah Mariani yang mau keluar dari ruang adminstrasi.
Kontan saja, teriakkan kanit laka tersebut memancing para wartawan ke arah dirinya. Tak lama berselang, Mariani pun dibawa pergi dengan menggunakan Honda Jazz hitam ke luar dari sekolah tersebut.
Langkah Juwita juga diikuti oleh personil lantas lainnya, yang tadinya juga melakukan olah TKP. Pemandangan tersebut tentunya membuat keheranan pihak yayasan, dan wartawan yang menyaksikan pemandangan tersebut.
Satlantas Polresta Medan, Kompol M Risya Mustario mengatakan, rekonstruksi tersebut memang dibatalkan. Karena masih banyaknya berkas yang belum selesai.
"Memang tadi batal rekontruksinya, Insyaallah Senin depan akan kita lakukan kembali dan kita akan lakukan kordinasi dengan pihak Medan Area," sebutnya.