Jumat, 5 Juni 2026

Pembantaian Mesuji

Warga Mesuji Lampung Serahkan 30 Butir Amunisi

Pihak ketiga, katanya, bisa mengambil keuntungan dari kerusuhan di kawasan Mesuji antara masyarakat dan PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI).

Tayang:

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Romi Rinando

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kolonel Czi Amalsyah Tarmizi meminta masyarakat Sritanjung, Mesuji, Lampung tidak mudah terpancing dan diadu domba oleh pihak ketiga.

Pihak ketiga, katanya, bisa mengambil keuntungan dari kerusuhan di kawasan Mesuji antara masyarakat dan PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI).

Menurut Amalsyah, untuk mengatasi konflik antara warga Sritanjung dengan PT BSMI, perlu komunikasi dan kerja sama yang baik antara masyarakat dengan TNI maupun aparat pemerintahan lain.

Upaya ini kata dia, sebagai wujud kepedulian aparat kewilayahan membina wilayah teritorial yang menjadi tugas pokok dan tanggung jawab Korem 043/Gatam.

"Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, membantu masyarakat untuk mencapai cita-cita. Tapi, itu tidak mudah dan perlu kerja keras serta kesungguhan," ujar Amalsyah dalam rilis seusai kunjungan ke Mesuji, Minggu (4/3/3012).

Kunjungan Amalsyah disertai penyerahan 30 butir amunisi campuran kaliber 9 mm, 5,56 mm, dan 7,62 mm, yang ditemukan masyarakat di mess karyawan PT BSMI saat peristiwa dibakarnya kantor PT BSMI beberapa waktu lalu. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved