Dua Mahasiswa di Makassar Babak Belur Dihajar Massa
Zulkifli (22) dan Acha Asmal (19) mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Makassar terpaksa
Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR – Zulkifli (22) dan Acha Asmal (19) mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Makassar terpaksa jadi bulan-bulanan massa lantaran tertangkap basah menjambret tas milik Nur Fadilah (21) dan Rini Ratukolan saat melintas di Jl Pengayoman, Kecamatan Rappocini, Makassar. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.20 wita, Kamis (5/4/2012) dini hari tadi.
Akibat kejadian tersebut, kedua warga Bontoduri V, Kecamatan Tamalate ini yang sudah bersimbah darah karena sempat dihakimi warga setempat langsung digiring ke Polsekta Rappocini untuk diproses lebih lanjut.
Namun proses penangkapannya dilakukan oleh aparat Satuan Unit Reskrim Polsekta Panakkukang yang tak jauh dari lokasi kejadian.
“Keduanya langsung kami amankan dan kemudian kami serahkan ke Polsekta Rappocini karena lokusnya berada di wilayah hukum Rappocini,”tegas kapolsekta Panakkukang, Kompol Agung Setyo Wahyudi, saat dikonfirmasi di kantornya, sore tadi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun, kejadian tersebut berawal saat kedua korban yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat hendak pulang dengan melintasi Jl Pengayoman.
Namun secara tiba-tiba dari arah belakang, pelaku yang juga tengah berbocengan dengan mengendarai sepeda motor jenis Satria FU 125, salah seorang pelaku Zulkifli langsung menarik tas orange milik korban.
Aksi pelaku sempat mendapatkan perlawanan oleh korban, tarik-menarik pun sempat terjadi di tengah jalan, namun karena pelaku menarik paksa tas tersebut, korbanpun langsung terjatuh
Dalam posisi terjatuh, korban bernama Rini sempat terbentur di trotoar sehingga mengakibatkan luka robek pada bagian kepala dan kini korban menjalani perawatan medis di RS Grestelina Makassar lantaran luka yang dialaminya cukup parah.