Sugik Tewas Setelah Motornya Nyenggol Mobil Colt
Sugik Suhartono (16), pelajar SMP kelas IX, di Kecamatan Duduksampean tewas saat mengendari
Laporan Wartawan Surya, Sugoyono
TRIBUNNEWS.COM, GRESIK- Sugik Suhartono (16), pelajar SMP kelas IX, di Kecamatan Duduksampean tewas saat mengendari motor Honda Supra W 2633 HB di Jl Umum Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Senin (16/4/2012). Peristiwa naas tersebut dialami korban, saat motornya menyenggol mobil Colt L 300 dan ia terjatuh.
Kejadian itu berawal saat, Sugik mengendarai motor dengan kecepatan tinggi melaju dari timur ke barat di Jl Umum Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, sambil membonceng temannya berinisial FW (16), karena tidak memahami kondisi jalan akhirnya motor yang dikendarai menabrak lubang jalan, sehingga motor oleng hingga terjatuh.
Selanjutnya, saat motor terjatuh Sugik jatuh ke kanan bersama dengan FW yang jatuh ke kiri. Karena motor dan mobil colt L 300, Nopol W 669 XB yang disopiri Dedy Sugiarto (34), warga Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, akibatnya kepala Sugik membentur bak belakang sebelah kiri, sehingga mengalami pendarahan berat pada kepala sampai meninggal dunia di tempat, sedangkan FW hanya mengalami memar dan lecet pada lengan kiri dan kaki kiri lecet.
Akibatnya motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan pada bodi kanan pecah, dan setir bengkok.
Kepala Satlantas Polres Gresik, Ajun Komisaris Muhamad Purbaya, melalui Kanit Laka Inspektur Dua Tegar Satrio Wicaksono, mengatakan, kecelakaan tersebut karena anak tidak mengenali kondisi jalan yang bergelombang maupun berlubang, sehingga saat melaju dengan kecepatan kencang dan menabrak lubang jalan motor langsung oleng, maka korban mengalami kecelakaan sampai meninggal dunia di tempat.
“Bagi orang tua yang lainnya, harap tidak mengizinkan anak-anaknya untuk membawa kendaraan di jalan umum, walaupun sudah mahir dalam berkendaraan tetapi belum bisa mengendalikan motor dengan baik,” kata Tegar menghimbau masyarakat.
Angka kecelakaan sesuai data di Satlantas Polres Gresik sampai pertengahan bulan April ini sudah terjadi kecelakaan sebanyak 50 kecelakaan, meninggal dunai (MD) 6 orang, luka berat (LB) 16 orang dan luka ringan (LR) 50 orang. “Kecelakaan sering terjadi karena pengendara tidak memahami jalan, melanggar rambu-rambu lalu lintas, ugal-ugalan di jalan umum, dan tidak menguasai kendaraan dengan baik,” imbuh Tegar.