Minta Tunggakan Kasus Korupsi di Kaltim Dituntaskan

Jampidsus) Andi Nirwanto meminta segera menuntaskan perkara-perkara dugaan korupsi tahap penyidikan.

Minta Tunggakan Kasus Korupsi di Kaltim Dituntaskan
Kejari Logo

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNNEWS.COM SAMARINDA, - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Andi Nirwanto meminta kepada tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kaltim segera menuntaskan perkara-perkara dugaan korupsi tahap penyidikan. Kasus tunggakan korupsi di Kaltim sejak tahun 2008 hingga 2011 sekitar 20 perkara.

Penegasan ini disampaikan Jampidsus Kejagung Andi Nirwanto dalam rapat kerja (raker) Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri se Indonesia, Senin (25/6/2012) kemarin. Tunggakan perkara kasus dugaan korupsi yang belum dituntaskan mulai tahun 2008 hingga 2011.

"Kemarin dalam rapat raker, Jampidsus Pak Andi meminta Kejati Kaltim untuk menyelesaikan tunggakan-tunggakan perkara di tahun ini, harus sudah selesai," ucap Asisten Pidana Khusus Kejati Kaltim, Risal Nurul Fitri, ditemi diruang kerjanya, Kamis (28/6/2012) sore.

Risal mengungkapkan, beberapa perkara dugaan korupsi yang masih jadi tunggakan antara lain penyimpangan dana operasional Panwaslu Kaltim, dana operasional DPRD Kabupaten Kukar, pengadaan Handtracktor, Bank Tanah milik Pemkot Samarinda, pengadaan barang di Balitbangda Kaltim dan dana penunjang operasional Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

"Dari tunggakan perkara, kasus yang paling lama adalah pengalihan anggaran di STAIN Samarinda senilai Rp 4,2 miliar. Perkara itu sejak tahun 2008. Perkara lainnya ditahun 2009 dan 2010 seperti Panwaslu, Balitbangda dan pengadaan Rotor Generator di PT Pupuk Kaltimantan Timur," beber Risal.

Dari perkara-perkara yang menjadi tunggakan Kejati Kaltim, kata Risal, akan ditinjau ulang dan mengumpulkan berkas-berkas hasil penyidikan. Diantara perkara itu, menurut Risal, kasus pengadaan mebeler di Balitbangda Provinsi Kaltim sudah tahap penyidikan, dengan menetapkan 4 tersangka. Namun hingga kini, para tersangka belum pernah diperiksa sejak berkas penetapan tersangka diteken tahun 2010 lalu.

"Kita akan upayakan untuk menuntaskan tunggakan perkara itu. Kebetulan Pidsus dapat tambahan jaksa dari Kejagung. Dua orang jaksa yang bertugas di Satuan Tugas Khusus (Satgasus) dan empat jaksa," kata Risal.(Bud)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved