Sabtu, 30 Mei 2026

Soemarmo 12 Jam di Semarang.

Soemarmo datang di Semarang dengan pesawat garuda GA 230 yang mendarat pukul 07.18. Dijemput tim kuasa hukumnya,

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Yogya /  Bakti Buwono Budiastyo

TRIBUNNNEWS.COM  SEMARANG -Tangisan Soemarmo saat sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (tipikor) Jakarta pada Rabu (13/6/2012) lalu tidak sia-sia. Saat itu, ia memohon agar bisamenghadiri pernikahan anaknya di Semarang pada tanggal 29-30 Juni 2012. Permohonan izin itu rupanya dikabulkan Majelis hakim yang diketuai Mansurdin Nainggolan meskipun hanya sehari.

Mengenkan  pakaian jawa lengkap berwarna cokelat wali kota Semarang non aktif Soemarmo datang di Jl Tusam Timur Raya 23, Banyumanik, Sabtu (30/6) sekitar pukul 8.45. Turun dari mobil honda Odyssey hitam H 121 ZA.  terdakwa kasus korupsi kasus suap RAPBD kota Semarang 2012 itu dapat menghadiri pernikahan anak keduanya, Juan Rama (25) di rumah menantunya Karisma Mayangsari.

Soemarmo datang di Semarang dengan pesawat garuda GA 230 yang mendarat pukul 07.18. Dijemput  tim kuasa hukumnya, Soemarmo dikawal dua aparat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan seorang dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Engga gitu ramai tadi, cuma beberapa orang saja," kata cleaning service bandara Internasional Ahmad Yani Sri Rejeki, Sabtu (30/6).

Dengan menggendong cucu keduanya wali kota Semarang non aktif Soemarmo, datang bersama keluarganya. Istrinya mengenakan baju ungu dan dua anak perempuannya mengenakan baju berwarna biru muda.

"Alhamdulillah, apik-apik wae. Ini cucu kedua saya," kata Soemarmo ketika datang di  Jl Tusam Timur Raya 23, Banyumanik.

Di kediaman besan Soemarmo tampak beberapa pejabat berdatangan satu demi satu termasuk gubernur jateng Bibit Waluyo, sekretaris daerah pemprov Jateng Hadi Prabowo hingga Pangdam IV Diponegoro . Ucapan selamat pun meramaikan perhelatan suci anak keduanya itu.

Beberapa tamu undangan tampak terharu dengan kedatangan ayah mempelai pria. Bahkan, sempat ada yang memeluk erat Soemarmo. Gubernur jateng pun sempat menunjukkan keakrabannya dengan saling mencium pipi kanan dan kiri. Ia pun berbincang akrab dengan jaksa Agung Muda Bagian Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendi.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan urutan acara akad nikah antara keluarga Soemarmo dengan Isa Pardede Umar. Saksi pernikahan mempelai adalah gubernur Bibit Waluyo dari pihak keluarga Soemarmo dan jaksa Agung Muda Bagian Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendi dari pihak keluarga perempuan.

Usai akad nikah anak keduanya Juan Rama dan Karisma mayangsari,  wali kota Semarang non aktif Soemarmo tidak kuasa menahan haru. Ketika acara sungkeman berlangsung, ia menitikkan air mata ketika anak dan menantunya berlutut di hadapannya.

Selembar tisu yang disimpannya pun ia keluarkan. Ia tidak kuasa membendung air matanya. Beberapa kali melalui layar televisi, ayah empat anak itu mengusap air matanya dan memeluk erat anak serta menantunya.

"Doakan ya keluarga anak saya menjadi keluarga yang sakinah," ucap Marmo usai acara.

Atas kehadirannya, ia menyatakan ucapan terima kasihnya kepada majelis hakim dan KPK yang mengabulkan permintannya. Meskipun hanya sebentar bersyukur. Tetapi, ia enggan berbicara terkait kasusnya.

"Jangan yang lain-lain ya (pertanyaannya), saya mohon doa restunya saja," imbuhnya.

Kuasa hukum Soemarmo, Dani Sriyanto mengatakan kliennya hanya punya waktu 12 jam di Semarang. Menurut rencana, Soemarmo akan kembali dengan pengawalan sekitar pukul 19.00. Adapun waktu yang diberikan oleh JPU cukup panjang, menurutnya hal itu karena rangkaian acara pernikahan berlangsung hingga sore.

Acara itu tidak berlangsung mewah layaknya pernikahan keluarga pejabat. Namun, cukup merepotkan pengendara sebab jalan yang digunakan untuk akad nikah merupakan jalan sambung allternatif kawasan universitas diponegoro dan kawasan Banyumanik. Akibatnya, yang terbiasa melewati jalan itu ada harus berputar balik ataupun masuk gang . Dan jalan itu ditutup dua hari.

Soemarmo menikah dengan Siti Suhermin Martiningsih menghasilkan empat anak yaitu Gumilang Febriyansyah Wisudananto, Juan Rama, Anggita Putri Sekarsari dan Meliya.

*Wawali tidak hadir

Meskipun hampir semua pimpinan daerah di pemerintah provinsi Jateng baik dari unsur vertikal maupun horisontal hadir, Wakil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tidak tampak batang hidungnya. Ada kabar bahwa wawali memang tidak diundang.

Sebelumnya, Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi, bersaksi dalam persidangan tipikor Jakarta Senin (25/6). Ia bersaksi menerima ancaman dari Soemarmo dan dituduh menjadi pelapor ke KPK.

Informasi yang dihimpun tribun jogja menyebutkan Hendi tidak menerima undangan pernikahan juan Rama dan Karisma Mayangsari. Oleh karena itu, ia tidak datang. Posisi terakhir Hendi tidak di sekitar lokasi akad nikah melainkan menghadiri acara di sirkuti balap.

" saya sampaikan selamat untuk kedua mempelai. Semoga menjadi keluarga yg sakinah, mawadah dan warohmah," kata Hendi melalui pesan singkatnya kepada wartawan

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved