Kamis, 9 April 2026

Anak Kadinas Kelautan TTU Tewas Ditikam Usai Pesta Nikah

Anak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Yaan Tanaem, Feliks Tanaem (18) tewas ditikam usai

Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Pos Kupang, Thomas Duran

TRIBUNNEWS.COM, SOE - Anak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Yaan Tanaem, Feliks Tanaem (18) tewas ditikam usai menghadiri pesta nikah di Kobelete, Kelurahan Karangsirih, Kecamatan Kota SoE, Sabtu (7/7/2012) pukul 03.00 dini hari.

Selain itu juga seorang anggota Pol PP TTS, Defri Fanggidae (31) mengalami luka tusuk pada lengan kanan hingga dilarikan ke RSUD. Seorang warga setempat Emanuel Mael (23) yang diduga pelaku penikaman tersebut mengalami luka di bibirnya hingga dijemput polisi dan dibawa ke RSUD.

Pantauan Pos Kupang (Tribun Network) di tempat kejadian perkara (TKP), di pertigaan jalan tengah, persisnya di depan rumah Sekwan DPRD TTS, Thobias Wohangara, tampak bercak darah segar dan bergumpal. KBO reskrim Polres TTS, Aipda Don Rena melakukan ola TKP dengan dan memasang police line.

Saat dikonfirmasi, Defri Fanggidae, mengaku mengenal Mael sebagai pelaku penikaman terhadap dirinya dan korban Tanaem.

"Saya kenal dia sebagai pelaku penikaman tadi malam. Sekitar pukul 02.30 dini hari saya mendengar rumah saya dan tetangga dilempar dan juga ada keributan. Begitu saya keluar lihat korban bersama puluhan temannya melempar rumah dan hendak memukul korban. Saya langsung berteriak, kenapa mau pukul adik saya. Pelaku langsung menyahut, jadi lu (kau) mau tambah.

Saat itu pelaku langsung menusuk ke arah dada saya dengan sebilah pisau yang digenggamnya, namun saya tangkis sehingga mengenai lengan saya. Pelaku lalu berlari ke arah korban Tanaem dan menikamnya hingga tewas," kata Fanggidae sambil meneteskan air mata.

Saksi korban, Paskal Nitano (18), mengatakan, usai mengikuti pesta dia bersama korban dan beberapa temannya hendak pulang. Ketika itu, beberapa anak mabuk di luar tenda mengajak mereka berkelahi.

"Mereka ajak berkelahi tapi kami tidak ladeni, sehingga mereka kejar sambil melempari rumah sepanjang jalan. Saya bersama korban dan beberapa teman lain lari menyelamatkan diri. Saya tidak tahu kalau Eldon panggilan Feliks Tanaem ditikam dan meninggal dunia," katanya.

Wakapolres TTS, Kompol Mulyono,SE, mengakui ada kasus penikaman hingga menewaskan Feliks Tanem. Menurut wakapolres, polisi masih memeriksa para saksi untuk mengungkap pelaku penikaman tersebut. Mulyono berjanji, polisi akan bekerja keras untuk mengungkap modus dan pelakunya.

Baca Juga:


Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved