Senin, 13 April 2026

Lab Elektronik ITS Dibobol Maling di Siang Bolong

Dari pengakuan korban kedua pintu itu sudah dikunci

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA- Para penjahat kian nekat beraksi di wilayah Surabaya. Gedung ITS saja, yang selalu dijaga ketat kebobolan. Dan sialnya, kejadian ini terjadi di siang bolong.

Pencurian ini terjadi Jumat (20/7/2012) siang, di gedung Laboratorium Teknik Eletro,  kompleks Fakultas Teknik Industri ITS.

Saat itu para pencuri berhasil memboyong tiga unit laptop berbagai merek, satu unit notebook merek Apple, serta dua tas berisi sebuah handycam dan dua unit hand phone (HP) milik Imam Arifin (37) yang tak lain adalah dosen sekaligus Kepala Laboratorium Teknik Elektro, Fakultas Teknik Industri ITS;  dua mahasiswa yang juga asisten lab, Dhimas Satria Wisnu (23) dan  M Abdoel Hadi (23), keduanya tinggal di kawasan Klampis Asri 1.

Informasinya, Imam Arifin dan dua mahasiswa itu mulai beraktifitas di dalam lab sejak pagi. Sekitar pukul 10.45, Dhimas lalu pulang ke kos untuk persiapan salat Jumat. Selanjutnya, Imam Arifin dan Abdoel Hadi meninggalkan lab untuk salat Jumat sekitar pukul 11.30 bersamaan.

Imam memastikan, pintu gedung sudah terkunci rapat kala itu.
Ia menambahkan gedung lab tersebut juga memiliki pintu dua lapis, jika pintu pertama terbuka di dalamnya ada pintu lagi yang dilapisi pagar besi.

"Dari pengakuan korban kedua pintu itu sudah dikunci," kata AKP Choirul Anwar, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo di kantornya, Jumat (20/7/2012).

Kemudian, sekitar pukul 12.45, begitu Imam dan Hadi kembali ke lab. Pintu lab didapati sudah terbuka. Setelah diperiksa, sejumlah barang penting sudah raib.

Diduga para pencuri ini menerobos masuk gedung dengan membobol dua pintu dengan linggis. Apalagi di lubang kunci terdapat bekas hantaman. Bahkan saking kerasnya hantaman itu, kaca jendela pintu terlihat pecah.
AKP Khairil Anwar mengatakan masih menyelidiki kasus ini.

"Kami belum bisa berkomentar dulu," katanya.

Kejadian ini sendiri baru dilaporkan polisi sekitar pukul 16.00.
Perlu diketahui, pencurian di dalam kampus ITS ini bukan kali  pertamanya. Pada Rabu lalu (18/7/2012) saja, ada dua pencurian sekaligus. Yang pertama menimpa Nur Syafi’i (29), wartawan MNC Group yang harus kehilangan laptop kesayangannya saat ia sholat.

Berikutnya, dompet milik Andri Suka Putra (18) calon mahasiswa baru
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) juga raib digondol.
Padahal dalam dompet itu berisi uang tunai Rp 1 juta lebih yang akan dipakai untuk mendaftar kuliah.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved