PNS Dominasi Jatah Porsi Haji Batu Malang
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kementerian Agama,
TRIBUNNEWS.COM,BATU- Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendominasi jamaah porsi, jamaah haji Kota Batu, Malang, jawa Timur.
Sebagian besar PNS tersebut berasal dari guru PNS yang mendapatkan tunjangan sertifikasi. Dengan tunjangan itu, mereka menggunakannya untuk berangkat ibadah haji.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kementerian Agama, Mohammad Rosyad saat ditemui di kantornya, Selasa (24/7/2012).
Menurutnya, berdasarkan data porsi haji Kota Batu 2011 lalu, jumlah PNS yang berangkat haji sebanyak 28 orang, TNI/polri satu orang, pedagang 16 orang, petani 15 orang, dan pelajar satu orang.
Dominasi PNS yang berangkat haji ini tidak banyak berubah untuk tahun-tahun ke depan. Namun, Rosyad belum bisa memberikan data rincian kategori profesi calon jamaah haji mendatang. Rosyad menyebutkan secara global, untuk calon jamaah haji 2012 ada 104 orang, 2013 ada 104 calon, dan 2014 ada 800 calon.
“Tren sertifikasi guru dan tunjangan dirapel menaikkan jumlah jamaah haji. Kemungkinan mereka bosan rekreasi, lalu dialihkan untuk haji. Terutama guru agama,” papar Rosyad.
Untuk tahun 2012 ini, jamaah haji akan masuk asrama haji Surabaya tanggal 20 September, kemudian tanggal 21 berangkat ke tanah suci. Sedangkan manasik haji sudah dilakukan 10 kali, enam kali di KUA, empat kali di kantor kementerian agama.
“Sayangnya, hingga saat ini pemerintah pusat belum memberikan buku panduan haji. Harusnya buku itu diberikan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan agar bisa dipelajari lebih dulu. Lha kalau H-1 baru diberikan kan ya ga bisa optimal dipelajari,” tambahnya.
Menurut Rosyad, tingginya warga yang berangkat haji karena bank mempermudah memberi dana talangan. Si calon cukup bayar Rp 7,5 juta ke BPIH. Sedangkan BPIH hutang ke bank sebesar Rp 25 juta sebagai jatah porsi si calon.
Bagi umat islam yang ingin berangkat haji dan daftar tahun ini baru tahun 2023 dan 2024 barus bisa berangkat. Ini karena Jawa Timur hanya mendapat porsi 34.000 calon jamaah per tahun.