Labfor Bawa Gen Set dari Lokasi
Kepala instalasi pemularsan jenasah dan forensik RSUP dr Kariadi
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kepala instalasi pemularsan jenasah dan forensik RSUP dr Kariadi, Arif Rachman memastikan ketujuh jenazah korban kebakaran sudah teridentifikasi. Proses identifikasi itu menelan waktu selama sembilan jam mulai pukul 18.00 hingga 03.00.
"Derajat kebakaran cukup berat," katanya di ruang pemulasaraan jenazah, Minggu (5/8/2012).
Proses identifikasi perlu pengumpulan dan penyesuasian data antemontem dan posmontem. Data tersebut berupa bukti primer semisal sidik jari dan DNA. Bukti sekunder antara lain properti yang dibawa korban saat kejadian.
Ada dua jenazah yang secara visual mudah dikenal ada dua. Sisanya perlu identifikasi lebih rinci. Kesulitan utamanya justru saat identifikasi tiga baby sitter. Ketiganya merupakan warga luar Semarang hingga pihak forensik perlu menunggu kedatangan keluarga.
Tiga baby sister tersebut adalah Ramiyah warga Klowoh RT 26 RW 07 Kwadungan Kalijjar Wonosobo, Desi warga Poncol Gg.XIV RT 01 RW 06 Pekalongan dan Tari warga Cilacap.
Sebelumnya, sebuah kebakaran menelan korban tujuh orang tewas di sebuah Jl Tirtoyoso gang IX no 5, Rejosari, Semarang Timur. Korban tersebut antara lain seorang nenek, anak perempuan, dua cucu serta tiga baby sitter yang tewas di tempat.