Pipa Jebol 400 Pelanggan PAM ATS Kekeringan
Gara-gara jebolnya pipa distribusi, sebanyak 400 pelanggan PAM Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) terpaksa kekeringan sekitar 15 jam sejak Selasa (7/8/2012)
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Gara-gara jebolnya pipa distribusi, sebanyak 400 pelanggan PAM Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) terpaksa kekeringan sekitar 15 jam sejak Selasa (7/8/2012) pukul 21.00 WIB.
"Ternyata pipa distribusi dia 200 mm yang ke arah Maskarebet dan sekitarnya dekat rumah Wagub Eddy Yusuf pecah di Jalan Perumnas Raya. Saat ini masih dalam proses perbaikan," ungkap Manager Senior PAM ATS, Rahadian, Rabu (8/8/2012).
Menurut Rahadian, pecahnya pipa distribusi ini diperkirakan terjadi pada pukul 21.00 malam.
Akibat kebocoran ini berimbas tidak mengalirnya sementara distribusi air ledeng ke Komplek Grand City, Grya Hero, Gardena 1, Gardena2, Gardena 3, dan Gardena 4, Grya Senang Hati, Villa Melati, Sembaja, Griya Bahagia, Maskarebet, Jl Jepang, Kol H Barlian, Jl Perindustrian 1, Jl Perindustrian 2, Bukit Nusa Indah, Sukarame Indah dan Villa Sukarame. Total sekitar 400 rumah.
"Insya Allah perbaikan pipa ini bisa selesai sebelum pukul 12 siang ini," ucap Rahadian.
Beberapa warga kesal tidak mengalirnya air yang kebanyakan baru diketahui saat hendak bersiap makan sahur dan salat subuh. Tidak sedikit pula lantaran tidak mengalir ini warga pun tidak bisa mencuci kendaraan di pagi hari dan menyiram tanaman di musim kemarau ini.
"Wah susah pagi-pagi sudah mati air. Gimana mau persiapan sahur. Ini terpaksa cucian piring dibiarkan kotor numpuk. Nggak bisa tidak punya air. Mau nyuci pakai apa," ujar Tina, seorang warga yang kesulitan memperoleh air.
Di lokasi Jalan Perumnas Raya, petugas dai PAM ATS sibuk menggali tanah untuk mengganti pipa distribusi yang bocor. Akibat galian dan bocornya pipa ini membuat jalanan sekitar menjadi becek.
Baca Juga: