Selasa, 7 April 2026

Kecelakaan Mudik di Kendal

Warga Potong Body Mobil Guna Evakuasi Korban

Warga menggunakan alat las berinisiatif memotong badan mobil yang ringsek untuk mengevakuasi korban

Laporan Reporter Tribun Jogja, Bakti Buwono

TRIBUNNEWS.COM, KENDAL - Kecelakaan antara Bus Garuda Mas, minibus L300, dan Suzuki APV yang menewaskan enam pemudik asal Jakarta, terjadi cukup cepat. Kaimi, seorang saksi mata, menyebut hanya mendengar bunyi bentruran keras.

Pemilik bengkel las yang berada di sekitar lokasi kejadian itu menyebut tak menyangka suara benturan keras tersebut berasal dari hantaman bus ke dua mobil.

" Saya dengar bunyi Duer! Pas saya lihat ternyata ada kecelakaan, " kata Kaimi di lokasi kejadian, Sabtu (18/8/2012).

Sepengetahuannya, penumpang Mitsubhisi L 300 itu tewas karena hantaman yang keras. Bus Garuda Mas yang terpental ke arah berlawanan langsung menindih bagian atas L300. Hantaman bus mementalkan minibus itu ke parit.

Saat itu, keadaan sempat macet. Bersama-sama warga lainnya dan pemudik ia mencoba mengevakuasi. Ringseknya badan mobil sempat membuatnya kesulitan. Ia pun memilih mengambil alat las dan memotong bagian mobil.

"Saat evakuasi mobilnya penuh darah," jelasnya.

Dalam peristiwa itu enam penumpang L300 yang hendak mudik ke Sragen tewas. Mereka adalah sopir minibus L 300 Sugiyono, Agung Hariyadi, Alin Tiastiani, Surani, Taskia (2 dan Rusyanto. Ada tiga orang yang masih selamat yaitu Putra Kurniadi, Dedi Triatmo dan Slamet Budiono. Mereka sekeluarga yang tingga di Pondok Gedhe, Jakarta.

Baca Juga: Sekeluarga Pemudik Tewas Saat Bus Hantam Minibus

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved