Geliat Gunung Anak Krakatau
Pos Darurat Batal Dibangun di Kawasan Gunung Anak Krakatau
Anggota polhut yang bertugas pun saat ini sudah menyingkir ke tempat yang lebih aman di Pulau Panjang dan Krakatau Besar yang berjarak
TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Pos darurat Polhut BKSA Kementerian Kehutanan RI di Gunung Anak Krakatau (GAK) saat ini ditutup. Anggota polhut yang bertugas pun saat ini sudah menyingkir ke tempat yang lebih aman di Pulau Panjang dan Krakatau Besar yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari GAK.
Menurut Muhammad Awaludin, Komandan Pos Polhut di wilayah Pulau Sertung, Pajang dan Krakatau Besar yang masuk kawasan GAK kepada Tribun Lampung (Tribun Network), Senin (3/9/2012), api pijar dari kawah GAK telah mencapai tempat rencana pembangunan pos darurat yang berada di kaki GAK.
"Pada Minggu (2/9/2012) kemarin saya melihat ada rumput yang terbakar di sekitar rencana pembangunan pos darurat yang berjarak sekitar 2 kilometer kawah yang saat ini menyemburkan lava pijar," paparnya.
Pekerja pos darurat pun, langsung dievakuasi ke daerah yang aman. Dan rencana pembangunan pos darurat di GAK pun dibatalkan. Hingga pagi ini, aktivitas GAK masih terus aktif menyemburkan debu vulkaniknya yang mengarah ke Selatan menuju arah Pulau Legundi Kabupaten Pesawaran.
Baca Juga:
- 219 Botol Miras Milik Marbun Dimusnahkan
- Suhendi Lumpuhkan Korbannya Pakai Alat Kejut
- Pusamania Demo Minta Persisam Dikembalikan ke Pemkot
- Dua Motor Berandalan Dibakar