Breaking News:

Ditilang, Warga Protes Bakar Sepeda Motor

nas M Hasan (36), warga Geudong-Geudong, Kota Juang, Bireuen, membakar sepeda motor Suzuki Satria

zoom-inlihat foto Ditilang, Warga  Protes Bakar Sepeda Motor
DOK
Ilustrasi sepeda motor terbakar

TRIBUNNEWS.COM BIREUEN - Anas M Hasan (36), warga Geudong-Geudong, Kota Juang, Bireuen, membakar sepeda motor Suzuki Satria yang digadaikan padanya, di depan Pos Lantas kawasan Cot Gapu, Bireuen, Kamis (13/9/2012) sekitar pukul 10.00 WIB. Tindakan nekat itu dia lakukan sebagai bentuk protes, karena sepmor tersebut ditilang, sedangkan istrinya sedang hamil tua. Dia butuh sepmor itu untuk mencari uang menjelang persalinan sang istri.

Akibat tindakannya itu, arus lalu lintas sempat macet setengah jam. Petugas buru-buru mengerahkan satu mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Tapi pada akhirnya, sepeda motor (sepmor) Satria itu tinggal kerangka. Polisi kemudian menahan Anas yang nekat membakar sepmornya itu. Ia diamankan di sel Polres Bireuen.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Serambi, awalnya sejumlah anggota Satlantas Polres Bireuen sedang memeriksa surat-surat kendaraan yang tertangkap razia di pos lantas yang baru dua minggu diaktifkan itu. Tiba-tiba Anas muncul dari arah timur dengan mendorong sepmor jenis Satria.

Meski sedang tidak mengendarai sepmor tersebut, ia tak luput dari razia. Petugas Satlantas menanyakan surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK)-nya, sekaligus disoal mengapa tidak menggunakan helm dan kaca spion dua.

Anas menyatakan, istrinya hamil tua dan ia sedang buru-buru mencari uang untuk biaya persalinan. Dia mengaku SIM tak punya, tapi STNK tinggal di rumah.

Petugas Satlantas memintanya agar segera mengambil STNK. Sementara itu, sepmornya terpaksa ditahan. “Daripada ditahan, lebih baik saya bakar,” jawab Anas.

Dengan langkah tenang Anas mendekati meja pos dan mengambil mancis gas. Lalu ia berbalik badan untuk memungut kain kotor di tanah, membuka tutup tangki, dan membasahi kain tadi dengan minyak sepmor. Begitu dia sulut, api langsung membakar bodi sepmor tersebut.

Agar tak mengganggu arus lalu lintas, Anas menggeser sepmornya ke pinggir jalan. Tatkala api mulai membumbung tinggi, Anas pun membuka jaketnya, lalu ia bakar bersama sepmor tersebut.

Beberapa anggota Satlantas terpana melihat aksi spontan Anas. Tapi ada juga yang dengan cekatan langsung mengatur lalu lintas sekaligus berusaha memadamkan api. Petugas kemudian menghubungi armada pemadam kebakaran (damkar). Tak lama kemudian  tiba di lokasi dan petugas damkar langsung menyiramkan air ke sepmor yang sedang membara itu.

Baca Juga:

Editor: Budi Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved