Polisi dan KPU Siapkan Jalur Evakuasi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Polres Sumedang melakukan simulasi pengamanan
TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Polres Sumedang melakukan simulasi pengamanan anggota komisioner jika terjadi kekacauan saat pendaftaran bakal calon bupati, Kamis (8/11/2012). Sampai saat ini belum ada yang mendaftarkan calon bupati dari partai politik. Padahal waktu yang tersedia tinggal dua hari lagi.
"KPU menyerahkan masalah pengamanan ini ke Polres Sumedang dan skenario terburuk juga termasuk yang diantisipasi. Kalau terjadi hal diluar dugaan maka sudah disiapkan jalan evakuasi keluar dari KPU," kata Asep Kurnia, Ketua KPU setelah simulasi, Kamis (8/11/2012).
Anggota KPU dan polisi melakukan simulasi dengan menyusuri lorong dan keluar di sebuah pintu yang disiapkan dengan pengawalan polisi. Kabag Ops Polres Sumedang Kompol Indra Hermawan terlihat dalam simulasi. Saat pendaftaran terakhir Sabtu (10/11/2012) ditutup sampai pukul 24.00 dan Polres Sumedang menyatakan siaga I.
Untuk menghadapi pendaftaran bakal calon bupati bersamaan saat hari terakhir KPU menyiapkan dua ruangan khusus untuk pendaftaran. "KPU menyiapkan dua ruangan untuk pendaftaran pada hari terakhir pendaftaran Sabtu besok," kata Asep Kurnia.
Sampai saat ini belum ada satu parpol yang sudah selesai memasangkan bakal calon bupati dan wakil bupati. PDI Perjuangan masih belum diketahui siapa yang akan dicalonkan partai pemenang pemilu ini. Begitu juga dengan Golkar yang mencalonkan Taufiq Gunawansyah tapi belum ada pendampingnya.
Tiga nama pendamping Taufiq sudah disiapkan dari internal wakil ketua DPRD asal Golkar Edi Askari, dari birokrat Sekretaris Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Usep Komaruzaman dan pengusaha Sri Suharti. "Golkar akan daftar Sabtu (10/11/2012) malam nanti," kata Sekretaris DPD Golkar, Yogi Yaman Sentosa melalui telepon.
Sementara PBB saat ini sudah menyiapkan mantan Kepala Bappeda Cimahi Didi Djamhir. PBB yang memiliki dua kursi ini berkoalisi dengan PKS yang mengusung Ridwan Solichin. "PBB mengusung calon bupati Didi Djamhir dan berkoalisi PKS, kami akan daftar Sabtu siang," kata Sulaeman SAg.
Ketua Komunikasi Politik Tim Pemenangan Pemilu Daerah PKS, Rahmat Juliadi mengaku komunikasi intensif saat ini memang dengan PBB. "PKS intensif memang komunikasi dengan PBB tapi pastinya tunggu saja saat daftar ke KPU," kata Rahmat. Begitu juga dengan PPP yang mengusung Endang Sukandar tapi belum diketahui siapa calon wakil bupatinya.